Siapkan Kampus IV, Untar Perkuat STEM dan Kolaborasi Global

• Friday, 27 Feb 2026 - 11:54 WIB
Kampus Untar di Jakarta (Istimewa)

Jakarta — Rencana pembangunan Kampus IV Universitas Tarumanagara (Untar) di atas lahan seluas 140 hektara terus diimatangkan. Kawasan tersebut dirancang menjadi Tarumanagara City, sebuah pusat terpadu yang memadukan fungsi pendidikan dan area komersial dalam satu pengembangan kawasan strategis.

Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 bertema *Flourish Beyond Fortune* di Kampus I Untar, Jakarta

Ketua Yayasan Tarumanagara, Ariawan Gunadi mengungkapkan r tahap awal pengembangan akan difokuskan pada rebranding School of Engineering menjadi pusat layanan terpadu (one stop service) bagi seluruh fakultas dan program studi teknik.

“Tahap awal kemungkinan kita akan merebranding School of Engineering menjadi satu one stop service untuk fakultas dan program studi teknik,” ujarnya usai Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 bertema *Flourish Beyond Fortune* di Kampus I Untar, Jakarta, Kamis (26/2/2026).

Kampus IV akan mengusung konsep mixed use, menggabungkan area pendidikan dan komersial sehingga membentuk pusat kota baru yang memadukan unsur education dan entertainment Yayasan Tarumanagara saat ini tengah menyiapkan infrastruktur dasar, termasuk akses jalan dan utilitas pendukung.

Pengembangan dimulai dari 10 hektare pertama, dengan target waktu sekitar satu tahun. Setelah itu, kawasan akan diperluas secara bertahap menjadi 20 hingga 30 hektare sebelum dikembangkan secara menyeluruh.

Ariawan menyebut pembangunan dilakukan dari tahap awal (greenfield development), sehingga seluruh infrastruktur dirancang terintegrasi sejak awal.

Penguatan STEM dan School of Engineering

Ariawan menegaskan bahwa penguatan School of Engineering sejalan dengan prioritas nasional dalam pengembangan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics). Untar berencana mengembangkan bidang teknik, teknik sipil, arsitektur, hingga integrasi Artificial Intelligence (AI) dengan arsitektur dan teknologi informasi.

“Kami ingin mengembalikan kebanggaan menjadi engineer. Dulu orang bangga menjadi insinyur, sekarang minatnya bergeser. Untar akan berada di garis depan untuk mengembangkan STEM, khususnya School of Engineering,” tegasnya.

Ia optimistis, meskipun akan bersaing dengan sejumlah perguruan tinggi swasta lain di kawasan tersebut, Untar memiliki keunggulan dari sisi lahan strategis dan konsep pengembangan terintegrasi.

Target Reputasi Nasional dan Internasional

Sementara itu, Rektor Untar, Amad Sudiro menyampaikan bahwa pada Tahun Kuda 2026, Untar menargetkan peningkatan reputasi akademik di tingkat nasional dan internasional.

Berbagai inovasi akademik disiapkan dalam satu hingga dua tahun mendatang, termasuk program *double degree*, *joint degree*, dan *fast track* bersama perguruan tinggi luar negeri. Program ini akan mencakup Fakultas Teknik, Fakultas Hukum, serta Fakultas Ekonomi.

Beberapa mitra internasional yang telah dan sedang dijajaki antara lain University of Malaya, University of Dundee, serta Kunshan University di Tiongkok.

Kerja sama tersebut diharapkan dapat memperkuat daya saing lulusan Untar di tingkat global.