
Depok — Gerakan Usaha Pembaruan Pendidikan Islam (GUPPI) merayakan ulang tahunnya yang ke-75 di Kampus Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII), Depok, Jawa Barat. Dalam acara puncak tersebut, Ketua Umum GUPPI, Prof. Dr. Fasli Jalal, Ph.D. menegaskan bahwa GUPPI siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong pembaruan pendidikan Islam di Indonesia.
“GUPPI sejak awal adalah wadah kolaborasi berbagai organisasi Islam untuk menjawab tantangan pendidikan. Kini kami fokus membangun kemitraan, inovasi, dan kontribusi nyata untuk pendidikan yang lebih baik,” ujar Fasli Jalal, Sabtu (19/4/2025).
Ia menyoroti pentingnya sinergi dalam menyikapi dua kebijakan utama pemerintah, yakni deep learning dan kurikulum berbasis cinta. Menurutnya, GUPPI akan aktif memetakan peran yang bisa diambil, baik melalui program mandiri maupun kerja sama dengan pemerintah dan lembaga internasional.

GUPPI juga telah memulai pelatihan kepala madrasah dan guru dengan pendekatan inovatif berbasis masalah (PBL), interaktif dan adaptif, yang bekerja sama dengan Program INOVASI dari Australia. Selain itu, GUPPI tengah menyiapkan program pertukaran dengan lembaga pendidikan di Australia untuk memperkuat kurikulum dan kompetensi Bahasa Inggris.
Target GUPPI dalam tiga tahun ke depan meliputi perluasan jaringan nasional dan global, penguatan pelatihan tenaga pendidik, serta konsistensi pelaksanaan Rapat Kerja Nasional di berbagai daerah.
“Kami ingin pendidikan Islam menjadi rahmatan lil alamin, mampu bersaing di tingkat global, tapi tetap membumi dengan nilai-nilai keislaman,” tutup Fasli yang juga Rektor Universitas Yarsi tersebut.