Peringati Sumpah Pemuda, UTarki Ajak Mahasiswa Perkuat Budaya Antikorupsi

AKM • Friday, 30 Oct 2026 - 14:40 WIB
UTarki Gelar Kuliah Kebangsaan bertema “Mahasiswa Berintegritas: Membangun Budaya Antikorupsi”,

JAKARTA – Universitas Tarakanita (UTarki) mengajak mahasiswa memperkuat integritas dan berperan aktif dalam membangun budaya antikorupsi melalui Kuliah Kebangsaan bertema “Mahasiswa Berintegritas: Membangun Budaya Antikorupsi”, Rabu (28/10/2026).

Kegiatan yang digelar di Aula Maria Bintang Samudra tersebut menghadirkan Adian Yunus Yusak Napitupulu, S.H., anggota Komisi X DPR RI, sebagai narasumber dan diikuti sivitas akademika UTarki.

Rektor UTarki, Dr. Antonius Singgih Setiawan, S.E., M.Si., Ak., ACPA., mengatakan bahwa integritas merupakan nilai penting yang harus dimiliki generasi muda dalam membangun bangsa.

“Generasi muda harus punya peran dalam membangun negeri dengan membuang jauh budaya korupsi,” ujarnya saat membuka kegiatan dalam keterangan tertulis, Jakarta, Jum'at (30/10).

Dalam pemaparannya, Adian menekankan pentingnya kebebasan akademik sebagai ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan gagasan, berdiskusi, dan berpikir kritis.

“Kampus harus menjadi wadah berbagai gagasan untuk dibahas secara terbuka agar pengetahuan dapat berkembang melalui dialog dan kebebasan berpikir,” katanya.

Ia juga menyampaikan bahwa pemberantasan korupsi tidak cukup hanya mengandalkan peraturan, tetapi membutuhkan penegakan hukum yang tegas, sistem transparan, dan kesadaran masyarakat. Selain itu, kesejahteraan tenaga pendidik perlu mendapat perhatian agar guru dapat menjalankan profesinya secara profesional dan bermartabat.

Diskusi berlangsung interaktif dengan sejumlah pertanyaan mahasiswa mengenai praktik korupsi dan pentingnya keteladanan. Menanggapi hal tersebut, Adian mengingatkan bahwa masyarakat harus tetap kritis dalam mengawasi pemerintahan.

“Kepercayaan yang membabi buta, akan membuat pemerintah buta. Rakyat harus tetap kritis agar pemerintah bertindak secara transparan,” tegasnya.

Ia juga mendorong mahasiswa berani menyampaikan aspirasi, memanfaatkan keterbukaan informasi, dan tidak mudah menyerah dalam memperjuangkan perubahan.

“Mahasiswa jangan mudah menyerah ketika menghadapi hambatan karena setiap perubahan membutuhkan ketekunan dan pengorbanan,” pesannya.

Melalui kegiatan ini, UTarki menegaskan komitmennya membentuk lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kritis, bertanggung jawab, dan berintegritas.

Komitmen tersebut sejalan dengan tata nilai CB+ (Cerdas, Berintegritas, dan Bermakna). Mahasiswa diharapkan mampu menerapkan nilai integritas dalam kehidupan sehari-hari, menolak segala bentuk korupsi, serta berkontribusi dalam mewujudkan masyarakat yang adil dan bermartabat.