Pertemuan Prabowo-Megawati, Puan: Silaturahmi dan Bahas Persoalan Bangsa

AKM • Tuesday, 29 Sep 2026 - 14:45 WIB
Pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri di kediaman Megawati, Jakarta,

JAKARTA — Pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri di kediaman Megawati, Jakarta, Senin (28/9/2026), disebut tidak hanya menjadi momentum menyampaikan belasungkawa, tetapi juga membicarakan sejumlah persoalan kebangsaan.

Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan Prabowo datang untuk bertakziah atas wafatnya Guruh Soekarnoputra. Dalam pertemuan tersebut, Prabowo dan Megawati juga berbincang mengenai persoalan bangsa dan negara serta menjaga komunikasi di antara keduanya.

“Ya, alhamdulillah kemarin malam Presiden datang ke kediaman Ibu Megawati untuk bertakziah, menyampaikan belasungkawa atas wafatnya almarhum Bapak Guruh Soekarnoputra,” kata Puan di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (29/9/2026).

Puan turut menerima kedatangan Prabowo bersama Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad. Rombongan Presiden juga terdiri atas Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Menurut Puan, pertemuan berlangsung dalam suasana akrab. Ia menyebut silaturahmi tetap perlu dijaga meskipun terdapat perbedaan posisi politik antara pihak Megawati dan pemerintahan Prabowo.

“Tentu saja bicara hal-hal terkait bangsa dan negara. Dan yang ketiga, bersilaturahmi untuk tetap menyampaikan bahwa ya silaturahmi, bahwa semuanya harus tetap akrab,” ujar Puan.

Puan juga menegaskan hubungan kekeluargaan tetap terjaga. Pernyataan tersebut disampaikan di tengah posisi PDIP yang saat ini tidak menjadi bagian dari koalisi pemerintahan Prabowo.

“Intinya adalah kami tetap seperti keluarga, jauh di mata tapi selalu dekat di hati,” kata Puan.

Rencana Makan Bersama

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad kemudian mengungkap adanya pembicaraan mengenai rencana makan bersama. Ia menyebut waktu kunjungan Prabowo belum bertepatan dengan jam makan malam sehingga nasi goreng yang selama ini dikaitkan dengan Megawati belum disajikan.

“Yang dibahas kemarin itu nasi goreng yang belum keluar karena belum jam makan malam. Jamnya tanggung. Jadi nanti akan diatur lain waktu untuk bareng-bareng makan nasi goreng,” ujar Dasco.

Puan menyatakan pertemuan lanjutan antara Prabowo dan Megawati bersama jajaran masing-masing akan diupayakan dalam waktu dekat.

“Secepatnya,” kata Puan.

Di sisi lain, Puan juga menanggapi kabar mengenai Presiden ke-7 RI Joko Widodo yang menyatakan telah bergabung dengan keluarga besar Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Puan menyampaikan ucapan selamat kepada Jokowi.

“Alhamdulillah, selamat untuk Pak Jokowi,” pungkasnya.