Hadirkan Layanan Kesehatan Mobile, BAZNAS Jangkau Penyintas Gempa NTT hingga Pelosok

ANP • Monday, 24 Aug 2026 - 15:09 WIB

MANGGARAI - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menghadirkan layanan kesehatan mobile Rumah Sehat BAZNAS (RSB) untuk menjangkau para penyintas gempa bumi yang tersebar di wilayah Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., mengatakan tim medis RSB menyisir posko-posko pengungsian mandiri hingga wilayah pelosok di Pantai Utara, Kecamatan Reok Barat, untuk memberikan pemeriksaan kesehatan, pengobatan gratis, serta pembagian obat-obatan.

“Layanan kesehatan mobile RSB ini kami hadirkan secara proaktif untuk memastikan seluruh penyintas gempa, khususnya para lansia dan anak-anak, mendapatkan penanganan medis yang cepat tanpa terhalang kendala jarak,” jelas Idy Muzayyad di NTT,  Senin (24/8/2026).

Ia menegaskan, layanan medis bergerak tersebut penting mengingat keterbatasan fasilitas kesehatan lokal serta kondisi bencana yang membuat sejumlah penyintas mengalami gangguan kesehatan.

Menurutnya, tim medis RSB tidak hanya menunggu korban datang ke posko, tetapi secara aktif mendatangi pemukiman warga serta titik pengungsian yang sulit diakses kendaraan roda empat untuk memastikan kondisi kesehatan para penyintas tetap terjaga.

“Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mengulurkan tangan dan menyalurkan sedekah terbaik melalui BAZNAS guna meringankan beban serta memulihkan kehidupan saudara-saudara kita di NTT,” imbau Idy Muzayyad.

Sementara itu, tim medis RSB BAZNAS, dr. Moch Raedy Noor Rizki, mengatakan tim medis memberikan pelayanan kesehatan secara mobile dengan mendatangi posko-posko pengungsian di wilayah Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, termasuk wilayah yang sulit dijangkau.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan para penyintas yang terkendala akses transportasi dan kondisi geografis tetap mendapatkan pemeriksaan serta pengobatan medis secara cepat.

Melalui penyisiran tersebut, tim kesehatan RSB BAZNAS telah menangani ratusan pasien terdampak yang membutuhkan pelayanan medis setiap harinya.

“Sejak awal tiba, kami langsung bergerak mobile dan terfokus memberikan pelayanan kesehatan di Kecamatan Reok, terutama mendatangi posko-posko warga yang tidak terjangkau akses kendaraan roda empat,” ujarnya.

Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Pancasila Reo selaku fasilitator posko medis BAZNAS, Ustaz Jiyanto, mengatakan layanan medis bergerak BAZNAS secara konsisten menyisir posko-posko pengungsian mandiri setiap hari setelah melayani warga di posko utama pesantren.

Ia menyampaikan, layanan tersebut sangat dirasakan manfaatnya oleh warga terdampak. Jangkauan tim medis bahkan mencapai wilayah terluar seperti Pantai Utara di Kecamatan Reok Barat.

“Pelayanan kesehatan dimulai pukul 08.00 WITA di posko utama, lalu dilanjutkan dengan layanan mobile ke posko-posko pengungsian mandiri. Laporan dari tim dokter menyebutkan jangkauannya bahkan sampai ke Pantai Utara di Kecamatan Reok Barat, dan masyarakat sangat gembira karena pemeriksaannya dilakukan secara menyeluruh mulai dari penanganan medis, pemberian resep, hingga obat-obatan gratis,” tuturnya.

Selain memberikan penanganan medis, BAZNAS juga mendistribusikan bantuan sembako dan logistik dapur umum melalui Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB), sekaligus menyediakan masjid darurat serta sarana sanitasi untuk menunjang kebutuhan ibadah dan kebersihan para pengungsi.