
JAKARTA – Jakarta akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Shanghai Fair Indonesia 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 11–12 November 2026 di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran. Pameran perdagangan internasional ini akan mempertemukan perusahaan-perusahaan asal Shanghai dengan pelaku usaha Indonesia melalui pameran produk, forum industri, hingga agenda pertemuan bisnis.
Dalam keterangan tertulis yang diterima Media, Shanghai Fair Indonesia 2026 merupakan bagian dari rangkaian Shanghai Fair Trade Show yang telah diselenggarakan sejak 2012 di berbagai negara di Asia dan Eropa. Kegiatan tersebut menjadi wadah promosi produk manufaktur, teknologi, merek, serta layanan industri dari Shanghai kepada pasar internasional.
Penyelenggaraan acara mendapat dukungan sejumlah organisasi ekonomi dan hubungan internasional dari Shanghai, di antaranya Shanghai Federation of Industrial Economics, Shanghai Services Federation, serta Shanghai Public Diplomacy Association. Pameran diselenggarakan oleh Shanghai Fair Committee.
Lebih Dari 300 Perusahaan
Berlokasi di Hall B1–B3 dan C1 JIExpo Kemayoran, pameran akan menempati area seluas sekitar 11.088 meter persegi. Penyelenggara menargetkan kehadiran lebih dari 300 perusahaan, sekitar 20 asosiasi industri, serta sekitar 550 peserta pameran dari berbagai sektor usaha.
Beragam sektor industri akan ditampilkan dalam pameran tersebut, mulai dari produk konsumen, manufaktur dan peralatan industri, material dan teknologi terapan, layanan perdagangan, teknologi inovatif, hingga berbagai merek asal Shanghai. Sejumlah bidang yang menjadi fokus meliputi otomasi industri, teknologi digital, kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), energi baru, perangkat medis, produk konsumen, serta layanan pendukung bisnis.
Selain menghadirkan area pameran, Shanghai Fair Indonesia 2026 juga akan menyelenggarakan berbagai kegiatan pendukung, seperti business matching antara perusahaan Indonesia dan Shanghai, forum industri, sesi pertukaran asosiasi, presentasi perusahaan, hingga showcase berbagai merek asal Shanghai.
Rangkaian kegiatan tersebut dirancang untuk mempertemukan pelaku industri, calon mitra usaha, investor, serta pengunjung profesional dalam satu platform yang mendukung pertukaran informasi, penjajakan kerja sama, dan perluasan jaringan bisnis.
Penyelenggara menilai pertemuan tatap muka dalam kegiatan perdagangan internasional masih memiliki peran penting untuk memperdalam pemahaman terhadap kebutuhan pasar, mengenalkan produk secara langsung, sekaligus membangun hubungan bisnis jangka panjang antarnegara.
Melalui penyelenggaraan Shanghai Fair Indonesia 2026, pelaku usaha Indonesia diharapkan memperoleh akses terhadap informasi mengenai perkembangan industri di Shanghai sekaligus membuka peluang kolaborasi dengan perusahaan-perusahaan asal Tiongkok.
Pameran ini terbuka bagi produsen, pemasok, distributor, perusahaan perdagangan internasional, asosiasi industri, pelaku usaha, pengunjung profesional, hingga masyarakat umum yang ingin mengenal lebih dekat berbagai produk, teknologi, dan layanan yang ditawarkan perusahaan-perusahaan dari Shanghai.