Kemenperin dan Kementerian Transmigrasi Perkuat Wirausaha Pangan Olahan Ikan di Barelang

AKM • Thursday, 30 Jul 2026 - 07:32 WIB
Bimbingan Teknis (Bimtek) Wirausaha Baru Industri Pangan Olahan Ikan di Kawasan Transmigrasi Barelang, Kota Batam.

BATAM – Kementerian Perindustrian bersama Kementerian Transmigrasi memperkuat pengembangan wirausaha baru di kawasan transmigrasi melalui penyelenggaraan Bimbingan Teknis (Bimtek) Wirausaha Baru Industri Pangan Olahan Ikan di Kawasan Transmigrasi Barelang, Kota Batam, Kepulauan Riau. Program ini diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah hasil perikanan sekaligus memperluas peluang ekonomi masyarakat pesisir.

Kegiatan yang berlangsung pada 27–30 Juli 2026 tersebut diikuti 25 calon pelaku usaha dan diselenggarakan di Kantor Koperasi Produsen Transmigran Merah Putih Barelang. Bimtek dibuka oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka Kementerian Perindustrian, Drs. Yedi Sabaryadi, serta dihadiri jajaran pemerintah pusat dan daerah, termasuk Direktur Pengembangan Kelembagaan Ekonomi Transmigrasi Kementerian Transmigrasi Muhammad Qufal Umaternate.

Dalam sambutannya, Muhammad Qufal Umaternate menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi program unggulan Kementerian Transmigrasi yang dikenal dengan konsep *5T, khususnya Transmigrasi Gotong Royong, yang menitikberatkan pada kolaborasi lintas sektor dalam membangun kawasan transmigrasi.

"Transmigrasi Gotong Royong menekankan pentingnya sinergi dan kerja sama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat dalam membangun wilayah, khususnya kawasan transmigrasi. Bimbingan teknis ini menjadi salah satu bentuk nyata kolaborasi tersebut dalam menumbuhkan kegiatan usaha produktif berbasis potensi lokal," ujar Muhammad Qufal Umaternate.

Menurutnya, pengembangan usaha berbasis komoditas lokal menjadi salah satu strategi untuk memperkuat ekonomi masyarakat sekaligus menciptakan lapangan kerja baru di kawasan transmigrasi.

"Perkuat ekonomi masyarakat sekaligus menciptakan lapangan kerja baru di kawasan transmigrasi," imbuhnya.

Perjanjian Kerja Sama

Pelaksanaan bimbingan teknis ini merupakan tindak lanjut dari Perjanjian Kerja Sama antara Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka Kementerian Perindustrian dengan Direktorat Jenderal Pengembangan Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat Transmigrasi Kementerian Transmigrasi. Kerja sama tersebut diarahkan untuk mempercepat pengembangan industri kecil dan menengah di kawasan transmigrasi.

Program ini juga mendukung pelaksanaan Program Sinergi Pengentasan Kemiskinan Terpadu Kawasan Pesisir (Sitaskin Pesisir) di Kota Batam melalui penguatan kapasitas masyarakat dalam mengolah potensi perikanan menjadi produk bernilai ekonomi lebih tinggi.

Selama pelatihan, peserta memperoleh pembekalan mengenai berbagai aspek penting dalam membangun usaha, mulai dari perizinan sektor industri, akses pembiayaan, kewirausahaan, pengelolaan pembukuan, hingga strategi pemasaran digital. Materi tersebut dipadukan dengan praktik langsung mengolah hasil perikanan menjadi produk pangan olahan yang memenuhi standar kebersihan, keamanan pangan, pengemasan, serta pengendalian mutu.

Melalui pendekatan tersebut, peserta diharapkan tidak hanya mampu menghasilkan produk berkualitas, tetapi juga memiliki kemampuan mengelola usaha secara profesional dan berkelanjutan.

Dalam mendukung keberlanjutan program, Koperasi Produsen Transmigran Merah Putih Barelang diharapkan menjadi pusat koordinasi sekaligus wadah pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah di kawasan transmigrasi. Keberadaan koperasi dinilai penting untuk memperkuat jejaring usaha, memperluas akses pasar, serta meningkatkan daya saing produk lokal.

Sinergi antara Kementerian Perindustrian dan Kementerian Transmigrasi melalui program ini diharapkan mampu melahirkan wirausaha baru yang tangguh, meningkatkan nilai tambah komoditas perikanan, membuka kesempatan kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kawasan Transmigrasi Barelang secara berkelanjutan.