
Jakarta – BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Jakarta Kelapa Gading terus bergerak aktif memperluas jangkauan perlindungan jaminan sosial. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah dengan menggelar sosialisasi masif kepada kader Dasawisma di Kantor Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (26/5/2026).
Pemilihan kader Dasawisma sebagai mitra sosialisasi bukan tanpa alasan. Mereka dinilai memiliki kedekatan emosional dan interaksi langsung secara harian dengan masyarakat di tingkat RT dan RW, terutama kelompok pekerja informal atau Bukan Penerima Upah (BPU).
Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Kelapa Gading, Ivan Sahat H. Pandjaitan, menilai kader Dasawisma memegang peranan krusial sebagai jembatan informasi program pemerintah kepada masyarakat luas.
"Kader PKK dan Dasawisma merupakan ujung tombak pemberdayaan keluarga. Mereka tahu persis kondisi warga di lapangan. Oleh karena itu, kami menggandeng para kader agar dapat membantu mengedukasi dan sosialisasi pentingnya manfaat perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan ini ke ekosistem terdekat mereka," kata Ivan Sahat dalam keterangannya, Senin (8/6).
Agenda yang berlangsung di Kantor Kecamatan Kelapa Gading ini disambut hangat dan didukung penuh oleh birokrasi setempat. Terlihat hadir dalam acara tersebut Camat Kelapa Gading, Kepala Suku Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (Kasudin PPAPP) Jakarta Utara, serta Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat Jakarta Utara.
Melalui edukasi tatap muka ini, Ivan Sahat berharap sinergi yang kuat antara BPJS Ketenagakerjaan, Dinas PPAPP, dan pihak Kecamatan Kelapa Gading dapat mengakselerasi capaian universal coverage di wilayah Jakarta Utara. Kader Dasawisma diyakini mampu menjadi motor penggerak yang mengajak ekosistem di sekitarnya, seperti pedagang pasar, asisten rumah tangga, hingga pengemudi ojek online, untuk sadar jaminan sosial.
"Dengan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, para pekerja informal dapat bekerja dengan tenang dan bebas cemas. Risiko sosial ekonomi seperti kecelakaan kerja hingga kematian akan dialihkan kepada kami, sehingga keluarga yang ditinggalkan tidak jatuh ke jurang kemiskinan baru," tutup Ivan Sahat.