BPIP dan Pramuka Kolaborasi Perkuat Karakter Bangsa di Era Digital

FAZ • Wednesday, 29 Oct 2025 - 14:05 WIB

JAKARTA - Bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menyelenggarakan kegiatan Pembudayaan Nilai-Nilai Pancasila di Era Digital untuk Membangun Kepemimpinan Berkarakter bagi Generasi Muda di Yogyakarta. 

Kegiatan ini menjadi ruang strategis bagi generasi muda, khususnya para anggota Gerakan Pramuka se-Jawa dan Bali, untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila melalui pendekatan kolaboratif dan kontekstual di era digital.

Kepala BPIP, Yudian Wahyudi menegaskan bahwa semangat Sumpah Pemuda harus diterjemahkan dalam bentuk baru sesuai tantangan zaman.

“Sumpah itu bukan sekadar sejarah. Ia adalah energi moral dan spiritual yang menuntun arah bangsa hingga hari ini. Hari ini, semangat itu kita hidupkan kembali dalam konteks zaman baru, zaman digital, di mana tantangan ideologi dan karakter hadir dalam bentuk yang berbeda namun sama beratnya,” ujar Yudian dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (29/10/2025).

Ia menekankan bahwa di tengah derasnya arus informasi dan disrupsi teknologi, Pancasila adalah jangkar moral bangsa.

“Pancasila bukan hanya dasar negara, melainkan juga bintang penuntun kehidupan berbangsa dan bernegara. Di tengah derasnya arus globalisasi dan derasnya informasi yang kadang memecah-belah, Pancasila menjaga kita tetap teguh pada jati diri bangsa,” jelas Yudian.

Yudian juga berpesan kepada generasi muda agar memanfaatkan ruang digital untuk kebaikan.

“Kepemimpinan di era digital bukan diukur dari seberapa banyak pengikut yang kita miliki, tetapi seberapa besar nilai dan kebaikan yang kita sebarkan. Gunakan media sosial untuk menyebarkan semangat persatuan, optimisme, dan kerja nyata,” pesannya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Deputi Bidang Hubungan Antar Lembaga, Sosialisasi, Komunikasi, dan Jaringan BPIP, Prakoso, M.M yang menjelaskan pentingnya sinergi dengan Gerakan Pramuka dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila secara nyata.

“Kami bekerjasama dengan Kwartir Daerah Istimewa Yogyakarta untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada generasi muda. Ingat bahwa Pancasila itu tidak hanya sekadar diafalkan, tapi diaktualisasikan. Inilah bentuk kolaborasi kita untuk membangun pemimpin muda Indonesia yang berkarakter,” ujar Prakoso.

Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka DIY, Gusti Kanjeng Ratu Mangkubumi, menyampaikan apresiasi atas kemitraan yang terjalin antara BPIP dan Gerakan Pramuka.

“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada BPIP yang telah memberi wawasan luar biasa kepada adik-adik Dewan Kerja se-Jawa dan Bali. Tentunya tidak hanya berhenti di sini, tapi harus diwujudkan dalam aksi nyata. Kami siap terus berkolaborasi dengan BPIP dalam membudayakan nilai-nilai Pancasila kepada anak muda di seluruh Indonesia,” ujar GKR Mangkubumi.

Sementara itu, Direktur Jaringan dan Pembudayaan BPIP, Toto Purbiyanto menyoroti pentingnya literasi digital yang berlandaskan nilai Pancasila.

“Di era disrupsi ini banyak anak muda yang terpapar informasi tanpa memahami maknanya. Karena itu, melalui kegiatan ini kami dorong mereka membuat program nyata di lingkungan Pramuka untuk memperkuat pemahaman Pancasila lewat media sosial. Media sosial harus kita gunakan sebagai sarana menanamkan nilai-nilai Pancasila langsung ke masyarakat,” jelas Toto.

Menutup kegiatan tersebut, Yudian kembali menegaskan pentingnya melanjutkan gerakan pembudayaan Pancasila di semua lini kehidupan.

“Semoga ikhtiar kita membudayakan nilai-nilai Pancasila tidak berhenti di ruangan ini, tetapi tumbuh menjadi gerakan nyata di tengah masyarakat. Indonesia harus cerdas digital, namun tetap berakar pada nilai-nilai luhur Pancasila,” tutur Yudian.

Kegiatan ini menjadi momentum reflektif bahwa pembinaan ideologi Pancasila bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan proses berkelanjutan dalam membentuk generasi muda yang tangguh, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan zaman dengan berlandaskan nilai-nilai Pancasila.