
JAKARTA - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi DKI Jakarta, Adib, mengatakan pihaknya berkomitmen, mendorong perencanaan pendirian Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC), di Jakarta.
Menurutnya, keberadaan MAN Insan Cendekia di setiap provinsi, telah terbukti meningkatkan kualitas pendidikan madrasah.
"Keberadaan MAN Insan Cendekia dapat mencetak generasi berdaya saing tinggi, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, namun tetap berkarakter religius," ujar Adib dalam acara media gathering Kantor Wilayah Kementerian Agama DKI Jakarta, di kawasan Cawang, Jakarta Timur, Rabu (15/10/2025).
Lebih lanjut, Adib mengatakan, MAN Insan Cendekia adalah madrasah unggul, yang dikelola langsung oleh Kementerian Agama.
“Lulusannya banyak diterima di perguruan tinggi ternama, baik di dalam maupun luar negeri, ini yang terus kita dorong," tambah Adib.
Namun, hingga kini DKI Jakarta belum memiliki MAN IC, sehingga pendirian madrasah unggul tersebut, menjadi prioritas baru Kemenag DKI.
Oleh karena itu, Kemenag DKI Jakarta terus mengupayakan percepatan, pembangunan madrasah tersebut, sebagai komitmen menghadirkan pendidikan unggul berbasis keagamaan, di tengah masyarakat Jakarta.
"Kami sedang mengakselerasi, agar MAN IC di DKI Jakarta segera terwujud. Pak Menteri juga sudah menginstruksikan agar prosesnya dipercepat," kata Adib.
Selain itu, ia menjelaskan, konsep pendidikan MAN Insan Cendekia bersifat boarding school, yakni siswa tinggal di asrama, dan menjalani kegiatan belajar selama 24 jam penuh. Model itu, lanjut Adib, terbukti berhasil mencetak lulusan unggul secara akademik, sekaligus berkarakter.
"Setiap tahun, MAN Insan Cendekia selalu menempati peringkat pertama nilai UTBK nasional. Sistemnya sangat unggul, dan menjadi warisan dari gagasan Presiden BJ Habibie, yang dulu merintis SMA BPPT di Serpong dan Gorontalo," ucap Adib.
Terkait lokasi pembangunan, Adib mengungkapkan, Pemprov DKI Jakarta telah menawarkan lahan di wilayah Jakarta Barat. "Secara prinsip, baik eksekutif maupun legislatif sudah setuju. Idealnya setiap provinsi memiliki satu MAN IC, dan Jakarta akan segera menyusul. Untuk lokasi ditawarkan Jakarta Barat, tapi belum spesifik titiknya," ungkapnya.
Adapun skema pembangunan MAN Insan Cendekia di Jakarta, nantinya akan dilakukan secara kolaboratif.
Adib berharap, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dapat menyediakan sarana fisik, sementara Kementerian Agama menyiapkan sumber daya manusia, kurikulum, dan sistem pendidikan.
"Jadi kolaborasi, DKI menyiapkan hardware-nya, Kemenag menyiapkan software-nya. Kami terus usahakan, kami targetkan secepatnya," pungkasnya.