Aliansi Kebangsaan Serukan Pemerintah dan Rakyat Kembali pada Fitrah Cita Negara

ANP • Sunday, 7 Sep 2025 - 23:30 WIB

Jakarta – Aliansi Kebangsaan mengeluarkan seruan penting di tengah dinamika politik dan sosial yang memanas sejak 25 Agustus 2025. Dalam pernyataan resminya, Ketua Aliansi Kebangsaan Pontjo Sutowo menekankan pentingnya pemerintah dan rakyat kembali pada fitrah cita negara untuk menjaga keutuhan bangsa.

Aliansi Kebangsaan menilai, meski Indonesia sudah 80 tahun merdeka, dinamika terkini justru memperlihatkan kerapuhan kolektif. Lembaga eksekutif, legislatif, dan yudikatif dinilai semakin jauh dari rakyat sebagai pemegang kedaulatan, sementara kesenjangan sosial terus melebar.

“Rakyat hendaknya tidak terprovokasi dan tidak mudah ditunggangi kepentingan politik tertentu. Jangan sampai aksi penyampaian aspirasi berubah menjadi anarkis dan merusak fasilitas umum,” tegas Ketua Aliansi Kebangsaan, Pontjo Sutowo di Jakarra.

Ia juga mengingatkan pemerintah agar tidak mengambil langkah represif yang membungkam aspirasi publik, termasuk represi digital. Aparatur negara diimbau tetap tegas dan terukur dalam menegakkan hukum, tanpa mengancam keselamatan warga yang menyampaikan pendapat.

Lebih jauh, Aliansi Kebangsaan menyoroti lemahnya kepercayaan publik terhadap eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Mereka menilai ada kesalahan fundamental dalam tata kelola negara yang menyebabkan hukum sering tajam ke bawah, tumpul ke atas.

Pihaknya juga mendesak Presiden Prabowo untuk tampil sebagai nahkoda tunggal, menyingkirkan penghambat di kabinet, dan menempatkan pembantu yang kompeten. “Sudah saatnya Presiden menuntun bangsa menuju kemakmuran bersama berdasarkan keadilan sosial,” katanya.

Aliansi Kebangsaan berharap, dengan kembali kepada Pancasila dan cita-cita Proklamasi, bangsa Indonesia dapat keluar dari krisis dan meraih kemakmuran bersama.