BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Kelapa Gading Serahkan Santunan Kematian dan Sosialisasi Bagi Satgas KWK di Cilincing

MUS • Tuesday, 8 Jul 2025 - 14:40 WIB

Jakarta - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Kantor Cabang Jakarta Kelapa Gading melakukan sosialisasi kepada Satuan Tugas Koperasi Wahana Kalpika (KWK), para pramudi beserta warga di sekitar kantor KWK Jakarta Utara di Kecamatan Cilincing, Senin (7/7/2025).

Kegiatan yang diikuti 80 orang itu terlaksana berkat kolaborasi antara BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Jakarta Kelapa Gading dengan anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta Ramly HI Muhamad yang sekaligus Ketua KWK Jakarta Utara. 

Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan DKI Jakarta, Deny Yusyulian berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat khususnya para pramudi beserta warga di sekitar kantor KWK Jakarta Utara, mengenai pentingnya manfaat program jaminan sosial ketenagakerjaan sebagai perlindungan bagi pekerja informal. 

Melalui sosialisasi ini, warga diberikan informasi menyeluruh mengenai manfaat program-program BPJS Ketenagakerjaan, di antaranya Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun (JP) dan khususnya Jaminan Kematian (JKM).

“Kami berharap seluruh pramudi KWK dan pekerja informal di sekitar kantor KWK Jakarta Utara dapat terlindungi program jaminan sosial ketenagakerjaan secara menyeluruh,” ujar Deny.

Deny menyampaikan masih ada sekitar tiga juta penduduk Jakarta yang belum terlindungi program jaminan sosial ketenagakerjaan. “Kegiatan ini adalah bagian dari strategi kami untuk menjangkau kelompok tersebut. Kami libatkan organisasi masyarakat agar bisa membantu edukasi, sosialisasi, dan memfasilitasi proses pendaftaran,” jelas Deny.

Sementara itu anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta, Ramly HI Muhamad berharap dengan sosialisasi ini peserta semakin memahami pentingnya manfaat jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan.

“Saya ini bisa dikatakan setiap hari bersentuhan dengan Rumah Sakit untuk mengurusi warga, dan seringkali mereka terkendala karena belum menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Padahal kalau mereka menjadi peserta, problem tersebut akan lebih mudah diatasi” ungkap Ramly.

Terkait hal itu, Ramly berjanji akan ikut membantu sosialisasi manfaat jaminan sosial di BPJS Ketenagakerjaan, pada saat reses dan berbagai kesempatan bertemu dengan konstituennya.

Selain membahas manfaat program jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja informal, pada kesempatan tersebut diserahkan simbolis penyerahan Santunan Jaminan Kematian (JKM) kepada ahli waris dari almarhum Asmat yang sebelumnya bertugas sebagai sebagai petugas kebersihan di Paguyuban RW 019 Pegangsaan Indah.

Ahli waris berhak mendapatkan Santunan Kematian sebesar Rp20 juta, Santunan Berkala Rp12 juta dan Santunan Pemakaman Rp10 juta yang telah dibayarkan sekaligus.

“Penyerahan santunan Jaminan Kematian ini semoga dapat menjadi pengingat bagi kita semua bahwa program jaminan sosial ketenagakerjaan sangatlah penting bagi peserta dan keluarganya,” pungkas Deny.