Tingkatkan Kesejahteraan Guru, Mendikdasmen Janjikan Melalui Sertifikasi PPG

AKM • Monday, 25 Nov 2024 - 16:53 WIB
Mendikdasmen Abdul Mu'ti -Tengah (Istimewa)

Jakarta - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti membantah pihaknya bakal menaikkan gaji guru. Abdul Mu'ti mengatakan bahwa kewenangan untuk menaikkan gaji guru bukan pada Kemendikdasmen. 

"Kami ingin jelaskan lagi ya karena yang muncul di berita adalah kami akan menaikkan gaji. Mohon maaf, kementerian tidak punya kewenangan menaikkan gaji guru kewenangannya ada pada kementerian lain," ujar Abdul Mu'ti usai Peringatan Hari Guru di Kantor Kemendikdasmen, Jakarta, Senin (25/11/2024). 

Abdul Mu'ti mengatakan pihaknya akan meningkatkan kesejahteraan guru melalui pemberian tunjangan sertifikasi melalui program Pendidikan Profesi Guru (PPG) dan bukan melalui kenaikan gaj.

"Sertifikasi itu bisa kita berikan kalau guru-guru lulus PPG. Nah, dengan sertifikasi itu Insya Allah kesejahteraan mereka akan meningkat baik guru-guru yang ASN maupun guru-guru yang non-ASN," ucap Abdul Mu'ti. 

Abdul Mu'ti menjelaskan Peningkatan kesejahteraan guru melalui sertifikasi akan dilakukan secara bertahap. 

"Ya bertahap. Tentu saja semua kita akan bertahap karena kan tentu saja Kabinet Merah Putih ini kan tidak hanya Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah," jelas Abdul Mu'ti. 

Adapun untuk besaran nominalnya, Mu'ti menjelaskan tunjangan akan ditentukan berdasarkan golongan jika yang bersangkutan merupakan guru berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN).

Oleh karena itu, pihaknya kini tengah mempersiapkan pelatihan bagi 850 ribu guru, baik yang berstatus ASN maupun honorer untuk dapat mengikuti dan lulus dalam sertifikasi PPG pada tahun 2025.

Sementara untuk tahun berjalan, ia menyebutkan ada sebanyak 606 ribu guru yang akan mendapatkan tunjangan sertifikasi pada tahun 2025 dan langkah tersebut sudah mendapatkan persetujuan dari DPR.

“Ya bertahap kan Kabinet Merah Putih ini gakhanya Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Semua tentu ingin bisa meningkatkan kesejahteraan, mudah-mudahan dalam masa kepemimpinan Pak Presiden Prabowo ini semua guru itu sudah bisa bersertifikasi. Mudah-mudahan,”  tandas Mu'ti.