ID COMM Bagikan Pentingnya Perlindungan Data Pribadi di Era Digital

FAZ • Friday, 30 Aug 2024 - 10:52 WIB

JAKARTA – ID COMM baru-baru ini menggelar Sharing Session yang membahas tantangan perlindungan data pribadi di era digital. Dalam acara bertajuk “Dunia Tanpa Privasi: Bagaimana PR Menghadapi?”, para peserta diajak untuk memahami pentingnya menjaga privasi data dalam berbagai aspek, terutama dalam konteks bisnis dan komunikasi publik.

Syahraki salah satu narasumber selaku CEO Veda Prexie, menekankan bahwa kesadaran akan pentingnya data pribadi merupakan langkah yang paling awal.

Dampak Kebocoran Data dan Peran PR

Kebocoran data tidak hanya berdampak pada individu, tetapi juga dapat merugikan perusahaan secara finansial dan reputasi. Syahraki mencontohkan beberapa kasus kebocoran data besar yang terjadi di luar negeri dan dampaknya yang signifikan.

Dalam konteks ini, praktisi Public Relations (PR) memiliki peran yang sangat penting. Mereka tidak hanya bertanggung jawab dalam menjaga komunikasi yang baik, tetapi juga harus berperan aktif dalam mengelola risiko digital. 

“Praktisi PR memang kayaknya di era ini tugas kita semakin berat, kita dituntut untuk mengatur bagaimana caranya supaya tidak terjadi kebocoran data” ujar Asti Co Founder and director ID COMM

Strategi Menghadapi Tantangan Perlindungan Data

Untuk mengatasi tantangan perlindungan data, Asti menyoroti beberapa strategi yang dapat diterapkan, baik secara internal maupun eksternal. Secara internal, perusahaan perlu membangun sistem keamanan data yang kuat dan melibatkan seluruh karyawan dalam menjaga kerahasiaan data. Tim komunikasi pun berperan penting dalam memberikan peringatan dini jika terjadi potensi kebocoran data dan mengkomunikasikan hal tersebut secara internal.

Sementara itu, secara eksternal, perusahaan perlu membangun komunikasi yang terbuka dan transparan dengan publik. Jika terjadi kebocoran data, perusahaan harus segera memberikan informasi yang akurat dan jujur kepada publik.

Perlindungan data pribadi menjadi isu yang semakin krusial di era digital. Dengan semakin banyaknya data yang dihasilkan dan dikumpulkan, risiko kebocoran data juga semakin meningkat. Oleh karena itu, kesadaran dan tindakan proaktif dari seluruh pihak, termasuk perusahaan dan praktisi PR, sangat diperlukan untuk menjaga keamanan data pribadi. (Dhia)