Temui Tom Lembong, Ketua Gerakan Perubahan dan Persatuan AMIN Bahas Hilirisasi yang Ugal-ugalan

MUS • Tuesday, 6 Feb 2024 - 22:07 WIB

Jakarta - Co-Captain Timnas Pemenangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN), Thomas Lembong, menyoroti UU Minerba tahun 2020. Dia menyebut hilirisasi total dengan penghentian ekspor bahan mentah dalam waktu 3 tahun tak mungkin berhasil.

Hal itu dikatakan Tom dalam seminar perubahan bertajuk “Tinggalkan Hilirisasi yang Ugal-ugalan Menuju Industrialisasi Berkeadilan" di Hotel Millennium, Kebon Sirih Jakarta. 

Tom menilai pelaksanaan UU Minerba tidak konsisten. Undang-undang itu terbit tahun 2020, dan mengamanahkan hilirisasi sudah selesai di tahun 2023.

"Menurut Undang-undang itu tahun 2023 seharusnya hilirisasi tuntas total, jadi sudah stop sama sekali ekspor bahan mentah di semua sumber daya. Tapi faktanya kan tidak begitu. Mana mungkin itu bisa dicapai hanya dalam waktu tiga tahun. Akhirnya malah kita tidak konsisten pada Undang-undang kita sendiri. Itulah masalah yang terjadi," imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Gerakan Perubahan dan Persatuan AMIN, Aldino Martova, turut menyampaikan pandangannya terhadap topik yang dibahas Tom Lembong. 

Menurut Aldino, investasi suatu negara harus didasari landasan hukum yang jelas, monitor yang kuat, serta menitik beratkan pada kesejahteraan rakyat. 

Tanpa ketiga syarat itu, kebijakan pemerintah hanya melahirkan ketimpangan baru. “Kebijakan yang ugal-ugalan akan menghasilkan implementasi yang tidak karuan," pungkas Aldino.