
Oleh Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Ketua Umum Pimpinan Pusat Pagar Nusa Nahdlatul Ulama, Muchamad Nabil Haroen
JAKARTA - Terkait dengan peringatan Hari Lahir Pancasila (1 Juni), ada beberapa hal yang ingin saya sampaikan ke publik:
1. Saat ini, Indonesia sedang mengalami tantangan hebat dalam pandemi Covid19. Belum ada prediksi akurat kapan pandemi akan berakhir, beserta konsekuensi dan krisis yang membayangi. Bahkan, di beberapa kawasan, pertumbuhan kasus masih signifikan, dengan korban jiwa yang tidak sedikit. Ini merupakan tantangan bersama, tidak hanya Indonesia, tapi juga hampir semua negara.
2. Di tengah pandemi Covid19 ini, saatnya memaknai Hari Lahir Pancasila agar kita menyerap nilai-nilainya untuk menjaga bangsa ini. Nilai-nilai yang diwariskan oleh para pendiri bangsa menjadi penting untuk terus dimaknai, terus disegarkan: nilai ketuhanan, kemanusiaan, keadilan, kerakyatan, kesejahteran, merupakan nilai-nilai utama bangsa Indonesia. Kita perlu menyegarkan nilai-nilai itu, agar tidak tergerus kekerasan rasial dan frustasi akibat krisis Covid19.
3. Bangsa Indonesia merupakan bangsa tangguh, maka pemimpin Indonesia harus serius membawa bangsa ini dengan potensi besarnya untuk bangkit dan mewarnai dunia di level internasional. nilai-nilai gotong royong, falsafah Pancasila, serta hubungan harmonis agama-negara, menjadi bagian penting bangsa Indonesia keluar dari kemelut Covid19, dengan menggunakan protokol kesehatan-keamanan, sekaligus mengenalkan nilai-nilai persatuan dan kesatuan kepada bangsa lain. Cukuplah krisis rasial di Amerika Serikat, menjadi pelajaran kita bersama. Jangan sampai energi kemarahan dan isu rasial merembet ke negeri ini.
Mari memaknai Hari Lahir Pancasila untuk saling menjaga, saling mendukung, bergotong royong memasuki era baru new normal, dengan persatuan dan kesatuan antar anak bangsa. (ANP)