Dugaan Penyadapan terhadap Presiden Prabowo, Saiful Chaniago Desak Diusut Tuntas

AKM • Wednesday, 4 Nov 2026 - 22:12 WIB
Ketua Umum Pasukan Prabowo (PASPROBO), Saiful Chaniago

JAKARTA – Ketua Umum Pasukan Prabowo (PASPROBO), Saiful Chaniago, meminta aparat berwenang mengusut dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Ia menilai dugaan tindakan tersebut merupakan persoalan serius yang berkaitan dengan keamanan negara dan harus ditangani secara profesional sesuai ketentuan hukum.

Pernyataan tersebut disampaikan Saiful dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin (3/11/2026). Ia mengecam keras dugaan keterlibatan oknum jenderal dalam tindakan penyadapan terhadap kepala negara dan mendesak agar persoalan tersebut tidak dibiarkan tanpa kejelasan.

Menurut Saiful, apabila dugaan tersebut terbukti, tindakan penyadapan terhadap Presiden dapat menimbulkan persoalan serius bagi keamanan nasional, sekaligus memengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap institusi pertahanan negara.

"Ini tindakan tidak bermoral, tidak patriotik, dan sangat berbahaya bagi kedaulatan negara. Presiden adalah representasi tertinggi negara. Menyadap Presiden sama saja menyadap negara. Oknum jenderal yang melakukan ini harus ditindak tegas tanpa pandang bulu," tegas Saiful.

Ia juga meminta Panglima TNI bersama aparat penegak hukum mengambil langkah untuk menelusuri kebenaran informasi tersebut. Proses pemeriksaan, menurutnya, perlu dilakukan secara transparan, objektif, dan profesional agar persoalan dapat diselesaikan berdasarkan fakta dan ketentuan hukum yang berlaku.

Saiful menegaskan bahwa pangkat maupun jabatan seseorang tidak boleh menjadi alasan untuk menghindari proses hukum apabila ditemukan bukti keterlibatan dalam tindakan yang melanggar aturan.

"Tidak boleh ada impunitas. Siapapun pelakunya, apapun pangkat dan jabatannya, harus diproses hukum secara terbuka. Ini demi menjaga marwah Presiden, menjaga soliditas TNI, dan menjaga kepercayaan rakyat terhadap institusi pertahanan," lanjutnya.

Menjaga Stabilitas 

Saiful juga  menyoroti pentingnya menjaga stabilitas pemerintahan dan soliditas institusi pertahanan di tengah berbagai agenda strategis nasional yang tengah dijalankan pemerintah Presiden Prabowo Subianto.

Ia menyebut penguatan pertahanan nasional, upaya mewujudkan swasembada energi, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat sebagai sejumlah agenda yang membutuhkan dukungan dan koordinasi seluruh elemen pemerintahan.

Dalam konteks tersebut, ia menilai setiap dugaan tindakan yang berpotensi mengganggu stabilitas negara perlu ditangani secara serius, tanpa mengesampingkan prinsip hukum dan asas praduga tak bersalah.

Sebagai Ketua Umum PASPROBO, Saiful juga menyampaikan dukungannya terhadap langkah Presiden Prabowo dalam menjaga integritas pemerintahan dan menindak pihak-pihak yang terbukti melakukan pelanggaran.

"Kami sebagai rakyat Indonesia yang dipimpin oleh Presiden sebagai pemegang kekuasaan tertinggi, berdiri tegak di belakang Presiden Prabowo Subianto. Kami mendukung penuh langkah Presiden untuk membersihkan oknum-oknum pengkhianat di lingkaran kekuasaan," ujar Saiful.

Selain menyampaikan sikap tersebut, Saiful yang juga menjabat Komisaris Utama PLN Energi Gas mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.

Ia mengingatkan pentingnya menjaga persatuan nasional serta memberikan ruang kepada aparat berwenang untuk menjalankan tugasnya dalam mengungkap persoalan tersebut.

"Jangan biarkan oknum perusak persatuan ini merusak agenda besar Presiden untuk membangun Indonesia yang kuat dan berdaulat. Hukum harus tegak," tutupnya.

Saiful berharap penanganan dugaan penyadapan tersebut dapat dilakukan secara menyeluruh dan menghasilkan kejelasan berdasarkan fakta hukum.

" Transparansi dan penegakan hukum menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintah maupun institusi pertahanan negara," tandasnya.