
Jakarta – PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) menegaskan komitmennya dalam mendukung pembangunan infrastruktur nasional melalui penyaluran dua fasilitas pembiayaan strategis dengan total nilai sekitar Rp601,4 miliar untuk sektor infrastruktur digital dan kesehatan.
Fasilitas tersebut disalurkan kepada PT Digital Gayana Ekagrata (DGE) untuk pengembangan pusat data hyperscale dan kepada PT Medan Kardia Indonesia untuk pembangunan Medan Heart Center di Medan, Sumatera Utara.
Presiden Direktur & CEO IIF, Rizki Pribadi Hasan, menyampaikan: "Dukungan kami untuk pengembangan pusat data diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan akan infrastruktur digital yang andal dan skalabel, sementara pembiayaan untuk Medan Heart Center bertujuan untuk memperluas akses layanan kesehatan berkualitas bagi masyarakat."
"Bagi IIF, sebuah inisiatif pembiayaan diukur tidak hanya dari penyelesaian proyek, tetapi juga dari nilai jangka panjang dan dampak positif yang dihadirkan bagi dunia usaha dan masyarakat," sambungnya.
Mendukung Ekonomi Digital Indonesia
IIF berpartisipasi dalam fasilitas pinjaman sindikasi untuk PT Digital Gayana Ekagrata senilai USD 20 juta atau Rp358,3 miliar (kurs Rp17.916 per USD per tanggal 24 September 2026). Fasilitas ini akan mendukung pengembangan Tahap 1 GAIA Campus pusat data hyperscale, yang terdiri dari fasilitas CGK1 dan CGK2 dengan kapasitas gabungan 58,9 MW, berlokasi di Greenland International Industrial Center (GIIC), Bekasi, Jawa Barat.
Proyek ini akan menyediakan infrastruktur digital yang kritis untuk penyimpanan dan pengelolaan data, layanan berbasis teknologi, serta keberlangsungan operasional bisnis. Ketersediaan infrastruktur pusat data hyperscale yang andal diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia dan mempercepat transformasi digital di berbagai industri.
Memperluas Akses Layanan Kesehatan Spesialis
IIF juga menyalurkan fasilitas pembiayaan sebesar Rp243,11 miliar kepada PT Medan Kardia Indonesia untuk mendukung pengembangan dan operasional Medan Heart Center.
Medan Heart Center dikembangkan sebagai Rumah Sakit Khusus Jantung Kelas B dengan kapasitas minimal 75 tempat tidur, di atas lahan seluas kurang lebih 5.300 m2 dengan total luas bangunan sekitar 8.000 m2. Rumah sakit ini akan dilengkapi dengan fasilitas komprehensif untuk layanan diagnostik, intervensi, dan perawatan kardiovaskular.
Proyek ini diharapkan dapat meningkatkan akses terhadap layanan kesehatan spesialis jantung dan pembuluh darah di Medan dan wilayah sekitarnya di Sumatera Utara, sehingga mengurangi kebutuhan rujukan jarak jauh dan memungkinkan layanan kesehatan yang lebih terintegrasi di luar wilayah metropolitan besar.
Kedua transaksi ini mencerminkan komitmen IIF untuk menghadirkan solusi pembiayaan yang disesuaikan dengan kebutuhan nasabah, sekaligus menciptakan manfaat ekonomi dan sosial yang nyata. Melalui kemampuan pembiayaan dan advisory, IIF terus memfasilitasi proyek-proyek infrastruktur yang memperkuat daya saing, meningkatkan layanan publik, dan berkontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan Indonesia.