BAZNAS RI Kembali Berangkatkan Mustahik Kerja di Jepang

ANP • Friday, 9 Oct 2026 - 19:25 WIB

JAKARTA -  Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI melalui Program Beasiswa Vokasi BAZNAS memberangkatkan 23 mustahik asal Lampung, Jawa Timur, dan Sumatra Barat untuk bekerja di Jepang. 

Hingga saat ini, sebanyak 107 mustahik telah diberangkatkan ke Jepang melalui Program Beasiswa Vokasi BAZNAS. Hingga saat ini, sebanyak 107 mustahik telah diberangkatkan ke Jepang melalui Program Beasiswa Vokasi BAZNAS. Mereka akan magang selama 3 tahun dengan pendapatan mencapai nishab zakat.

Pimpinan Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan BAZNAS RI H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si.  mengatakan, program tersebut merupakan ikhtiar BAZNAS untuk memberikan akses kesempatan kerja bagi mustahik sekaligus membantu menekan angka pengangguran di Indonesia.

“BAZNAS menargetkan ada 3.000 penerima manfaat dalam program kolaborasi bersama Kemnaker ini dengan durasi waktu hingga lima tahun. Kami akan terus mengoptimalkan. Kami berharap para mustahik dapat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya sehingga mampu memperbaiki kondisi ekonomi keluarga serta bertransformasi menjadi muzaki,” ujar Idy dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (9/10/2026).

Salah satu penerima manfaat, Dananda Bagus Setiawan asal Sumatra Selatan, mengungkapkan kebahagiaannya mendapat kesempatan bekerja di Jepang melalui program BAZNAS. Ia akan ditempatkan di CSK Co., Ltd. dan berharap kesempatan tersebut dapat membantu meningkatkan kondisi ekonomi keluarganya.

“Kedua orang tua saya bekerja sebagai buruh serabutan dan penghasilan yang didapat pun pas-pasan. Karena itu lulus sekolah saya langsung berusaha mencari kerja, Alhamdulillah ada BAZNAS dan Kemenaker. Harapan saya setelah dari program ini saya bisa membangun usaha, membantu ekonomi keluarga. Dan pastinya saya ingin menjadi muzaki dan berzakat juga,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan penerima manfaat lainnya, Juwan Saputra asal Sumatra Selatan, yang akan ditempatkan di ASHIHOZAKI INDUSTRY Co., Ltd.  Ia mengatakan, bantuan BAZNAS datang pada saat yang tepat ketika dirinya dan keluarga kesulitan mencari biaya untuk pelatihan dan pemberangkatan ke Jepang. Sebagai anak pertama, ia merasa memiliki tanggung jawab untuk membantu meringankan beban keluarga.

"Ayah saya bekerja sebagai tukang tambal ban dengan pendapatan yang tidak menentu. Untuk makan saja kadang kurang, sementara biaya pelatihan cukup besar. Karena itu, bantuan dari BAZNAS ini sangat berarti bagi saya. Setelah program ini dan tabungan terkumpul, saya ingin membantu biaya pendidikan adik dan memperbaiki tempat tinggal keluarga. Terima kasih BAZNAS dan muzaki,” ujarnya.