
MAKASSAR — Setiap anak memiliki mimpi. Namun, tidak semua anak mendapatkan ruang dan kesempatan yang sama untuk mengenali potensi, mengembangkan kemampuan, dan mempersiapkan diri meraih cita-cita.
Semangat tersebut menjadi bagian dari pesan yang dibawa PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI melalui BNI Sahabat Sekolah Rakyat yang digelar di Sekolah Rakyat Provinsi Sulawesi Selatan, Jumat (25/9/2026).
Mengusung tema “Mimpi yang Diberi Ruang”, kegiatan ini menghadirkan pembekalan yang dekat dengan keseharian siswa, mulai dari penguatan kebiasaan belajar hingga pengenalan pengelolaan keuangan sejak dini.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan, penyelenggaraan Sekolah Rakyat membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak. Menurutnya, dunia usaha dan lembaga keuangan memiliki peran dalam memperkuat ekosistem kesejahteraan sosial.
“Negara tidak bisa bekerja sendiri. Pengentasan kemiskinan hanya akan berhasil jika seluruh potensi masyarakat ikut berpartisipasi. Di sinilah kehadiran BNI menjadi penting. Dalam sistem kesejahteraan sosial, BNI adalah bagian dari potensi dan sumber kesejahteraan sosial sebagai dunia usaha dan lembaga keuangan yang turut mengambil peran,” ujar Saifullah Yusuf.
Ia pun menyampaikan apresiasi atas kehadiran BNI yang memberikan perhatian terhadap pengembangan siswa Sekolah Rakyat.
Direktur Kelembagaan BNI Eko Setyo Nugroho mengatakan, melalui BNI Sahabat Sekolah Rakyat, perseroan ingin menciptakan ruang belajar yang tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga mendorong siswa untuk lebih percaya diri mengembangkan potensinya.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin berbagi hal-hal praktis yang dapat bermanfaat bagi siswa, khususnya dalam membangun kebiasaan belajar dan memahami pengelolaan keuangan sejak dini. Kami berharap ruang belajar dan berbagi ini dapat membantu siswa mengembangkan potensi serta semakin percaya diri dalam meraih cita-citanya,” ujar Eko.
BNI mengembangkan program tersebut melalui empat pilar, yaitu Cerdas Belajar, Cerdas Mengelola Keuangan, Cerdas Sekolah, dan Peduli Bersama.
Keempatnya dirancang untuk memberikan pembekalan secara menyeluruh, mulai dari membangun semangat belajar, mengenalkan pengelolaan keuangan, menciptakan lingkungan sekolah yang positif, hingga menumbuhkan kepedulian terhadap sesama dan lingkungan.
Kegiatan di Sulawesi Selatan ini menjadi bagian dari rangkaian program yang akan diperluas ke 172 Sekolah Rakyat sepanjang September hingga November 2026.
Langkah tersebut menjadi bentuk komitmen BNI untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui kontribusi di bidang pendidikan. Bagi BNI, membuka ruang belajar berarti turut membuka ruang bagi siswa untuk mengenali potensi dan membangun keyakinan terhadap masa depan yang ingin mereka raih.
Sebagai BUMN dalam ekosistem Danantara Indonesia, BNI terus memperkuat kontribusinya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan masyarakat.
Memasuki usia 80 tahun, BNI membawa semangat Swadharma Bhakti Nagara untuk terus memberikan manfaat nyata sekaligus mendukung pembangunan Indonesia. (nck)