Tiga Penghargaan SDM Diraih Prudential Indonesia, Pengembangan Kompetensi Jadi Sorotan

AKM • Saturday, 12 Sep 2026 - 11:01 WIB
Prudential Indonesia Raih Tiga Penghargaa Bidang Ketenagakerjaan 2026.

JAKARTA — Pengelolaan sumber daya manusia (SDM) menjadi perhatian Prudential Indonesia setelah perusahaan meraih tiga penghargaan bidang ketenagakerjaan pada September 2026. Penghargaan tersebut mencakup aspek kepuasan, komitmen, dan keterlibatan karyawan.

Dua penghargaan diperoleh melalui Stellar Workplace Award 2026 yang digelar Kontan pada 8 September 2026, yakni Stellar Workplace Recognition in Employee Satisfaction dan Stellar Workplace Recognition in Employee Commitment.

Satu penghargaan lainnya datang dari SWA melalui Indonesia Best Employee Engagement Award 2026 dengan predikat Very Good pada 10 September 2026.

Chief Human Resources Officer Prudential Indonesia Dewi Satriani mengatakan perubahan kebutuhan dunia kerja membuat perusahaan perlu terus menyesuaikan kompetensi karyawan.

“Kami percaya bahwa keberhasilan perusahaan berawal dari karyawan yang merasa didukung, dihargai, dan memiliki kesempatan untuk terus belajar dan berkembang,” kata Dewi di Jakarta, Jumat (11/9/2026).

Ia mengatakan pengembangan talenta menjadi salah satu fokus perusahaan, termasuk melalui peningkatan kemampuan yang relevan dengan perubahan teknologi. Upaya tersebut mencakup pengembangan kompetensi, kepemimpinan, kesejahteraan, hingga keterlibatan karyawan.

Salah satu program pengembangan kompetensi dilakukan melalui PRUUniversity. Sepanjang 2025, Prudential Indonesia mencatat 28.193 jam pelatihan dengan rata-rata 21 jam pelatihan per karyawan.

Pengembangan kemampuan juga diarahkan pada keterampilan digital dan kecerdasan buatan (AI). Melalui AI Week 2026, karyawan mendapat kesempatan mempelajari pemanfaatan AI, berbagi praktik, serta mengikuti mini hackathonlintas fungsi.

Langkah tersebut dilakukan seiring perubahan kebutuhan kompetensi tenaga kerja. Future of Jobs Report 2025 dari World Economic Forum memperkirakan hampir 40 persen keterampilan yang dibutuhkan di dunia kerja akan berubah hingga 2030.

Selain peningkatan kompetensi, perusahaan menjalankan sejumlah program yang berkaitan dengan keterlibatan dan kesejahteraan karyawan. Program tersebut mencakup kegiatan apresiasi, komunitas karyawan, edukasi kesehatan, vaksinasi, donor darah, pemeriksaan kesehatan, serta agenda yang berfokus pada kesehatan mental.

Dewi mengatakan perusahaan akan terus menyesuaikan pengelolaan SDM dengan perkembangan dunia kerja, terutama di tengah meningkatnya penggunaan teknologi dan AI.

“Karena itu, kami akan terus berinvestasi pada pengembangan talenta, mendorong budaya kerja yang inklusif, serta membekali karyawan dengan kapabilitas yang dibutuhkan untuk menghadapi masa depan, khususnya di era AI,” ujarnya.

Penghargaan yang diterima perusahaan menjadi salah satu pengakuan eksternal terhadap pengelolaan SDM. Namun, tantangan berikutnya adalah memastikan program pengembangan tersebut mampu menjaga keterampilan karyawan tetap relevan dengan perubahan kebutuhan industri.

Prudential Indonesia menyatakan akan melanjutkan sejumlah inisiatif di bidang pengembangan SDM, kesejahteraan, dan inovasi sebagai bagian dari penyesuaian terhadap dinamika dunia kerja.