UBM Resmikan AI Learning Center, Perkuat Kesiapan Mahasiswa Hadapi Era Kecerdasan Buatan

AKM • Wednesday, 9 Sep 2026 - 19:10 WIB
Universitas Bunda Mulia (UBM) memperluas pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan dalam proses pendidikan melalui peresmianĀ AI Learning CenterĀ di Kampus UBM Ancol, Jakarta Utara.

JAKARTA — Universitas Bunda Mulia (UBM) memperluas pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan dalam proses pendidikan melalui peresmian AI Learning Center di Kampus UBM Ancol, Jakarta Utara, Rabu (9/9/2026).

Fasilitas yang dikembangkan melalui kolaborasi dengan Google for Education tersebut dirancang sebagai ruang pembelajaran sekaligus pengembangan kompetensi di bidang Artificial Intelligence (AI). Mahasiswa dan dosen dapat memanfaatkannya untuk kegiatan pembelajaran, pelatihan, penelitian hingga pengembangan berbagai proyek berbasis teknologi.

Wakil Rektor Universitas Bunda Mulia Martina Venny mengatakan kehadiran fasilitas tersebut merupakan bagian dari strategi kampus dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi perubahan kebutuhan dunia kerja akibat perkembangan teknologi AI.

“Perkembangan Artificial Intelligence telah membawa perubahan besar dalam berbagai sektor. Melalui AI Learning Center, UBM ingin membekali mahasiswa agar tidak hanya mampu menggunakan teknologi, tetapi juga memahami cara mengembangkannya untuk menjawab kebutuhan bisnis, industri, dan masyarakat,” ujar Martina saat peresmian.

Menurut Martina, pemanfaatan AI di lingkungan pendidikan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan teknis. Mahasiswa juga perlu memahami bagaimana teknologi tersebut dapat digunakan secara kreatif, produktif, bertanggung jawab, serta sesuai dengan kebutuhan di dunia nyata.

Melalui kerja sama dengan Google for Education, UBM juga mengembangkan program peningkatan kompetensi berupa pelatihan dan sertifikasi AI. Program tersebut ditujukan bagi mahasiswa, dosen, maupun tenaga kependidikan.

Universitas Pertama

Program Manager Google for Education Indonesia Pandu Satrio Nugroho mengatakan pelatihan dan sertifikasi menjadi salah satu bagian dari kolaborasi untuk meningkatkan kemampuan sivitas akademika UBM dalam menghadapi perkembangan teknologi.UBM merupakan Universitas pertama yang belerja sama dengan Google di Jakarta.

“Program sertifikasi AI ini akan memberikan nilai tambah bagi dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa UBM dalam meningkatkan kompetensi serta kesiapan menghadapi perkembangan teknologi yang semakin pesat,”kata Pandu.

AI Learning Center juga diarahkan menjadi ruang yang memungkinkan mahasiswa mengembangkan berbagai gagasan dan solusi berbasis AI. Pemanfaatannya dapat mencakup sejumlah bidang, mulai dari bisnis, komunikasi, desain, teknologi informasi hingga industri kreatif.

Selain pembelajaran di kelas, mahasiswa dapat menggunakan fasilitas tersebut untuk mengerjakan proyek, melakukan penelitian, mengolah persoalan yang berasal dari industri, serta mengembangkan prototipe teknologi.

“Melalui fasilitas ini, mahasiswa berkesempatan terlibat langsung dalam penelitian, pengolahan kasus nyata dari industri, pengembangan prototipe, serta kolaborasi dengan akademisi dan mitra nasional maupun internasional,”ungkap pihak UBM.

Kolaborasi dengan Google for Education juga menjadi bagian dari upaya UBM membangun lingkungan akademik yang lebih interaktif dan kolaboratif. Penggunaan perangkat serta platform digital diharapkan dapat mendukung proses pembelajaran yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Pengembangan AI Learning Center tersebut melengkapi penguatan bidang kecerdasan buatan yang dilakukan UBM melalui Program Studi Artificial Intelligence. Program studi tersebut mencakup sejumlah bidang teknologi yang berkembang pesat, seperti Machine Learning, Generative AI, Large Language Models, Responsible AI, dan Smart Systems.

Dengan keberadaan AI Learning Center dan program pelatihan serta sertifikasi, UBM berupaya mempertemukan pembelajaran akademik dengan perkembangan teknologi di dunia industri. Mahasiswa tidak hanya diarahkan untuk menjadi pengguna AI, tetapi juga memiliki kemampuan untuk memahami, mengembangkan, dan menerapkan teknologi tersebut dalam berbagai kebutuhan.

Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari pengembangan ekosistem pendidikan UBM yang menghubungkan pembelajaran, penelitian, inovasi, dan kebutuhan dunia kerja di tengah meningkatnya pemanfaatan AI dalam berbagai sektor.