Tingkatkan Kompetensi Guru dan Tim Manajemen Sekolah: Program Guru Transformasi Hadir di Sofifi

RED • Tuesday, 1 Sep 2026 - 16:01 WIB

Sofifi - Komitmen untuk terus meningkatkan mutu pendidikan di Maluku Utara kembali diwujudkan atas kolaborasi Pemerintah Provinsi Maluku Utara dan Putera Sampoerna Foundation (PSF). Melalui Program Guru Transformasi (PGT), sebanyak 119 peserta, yang terdiri atas 88 guru dan 31 anggota tim manajemen sekolah tingkat SMA, mengikuti rangkaian pelatihan dan pendampingan yang berlangsung pada 18-22 Agustus 2026 di Sofifi, Kota Tidore Kepulauan.

Kegiatan yang dipusatkan di SMAN 5 Tidore Kepulauan dan SMK 5 Tidore Kepulauan ini merupakan rangkaian pelatihan kedua yang berfokus pada Asesmen dan Media Pembelajaran bagi guru, serta Standar Pembelajaran dan tata kelola bagi tim manajemen sekolah (Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, dan Bendahara). Pada sesi ini, para guru dibekali keterampilan merancang instrumen penilaian serta media pembelajaran interaktif yang kreatif. Sementara itu, tim manajemen sekolah memperkuat pemahaman standar tata kelola serta akuntabilitas pengelolaan Dana BOS. Hadir pada pelatihan ini adalah Tim Inspektorat Maluku Utara dan KPK sebagai salah satu narasumber. Hal ini sejalan dengan rangkaian program Anti Korupsi Pemerintah Provinsi Maluku Utara. 

Pelatihan selama lima hari ini langsung dipraktikkan secara nyata melalui pendekatan lesson study di dalam kelas. Dengan metode ini, guru mempraktikkan pembelajaran secara langsung sementara rekan sejawat melakukan observasi untuk memberikan masukan reflektif, sehingga proses peningkatan kompetensi berjalan lebih kontekstual dan kolaboratif. 

Fatma Ibrahim, salah satu peserta guru dari SMAN 10 Tidore Kepulauan , mengungkapkan secara langsung manfaat yang diperolehnya selama mengikuti rangkaian kegiatan, "Hal yang paling menarik dari pelatihan ini adalah saya dapat mempelajari bagaimana merancang rubrik asesmen, belajar membuat video pembelajaran animasi Animaker, serta saling belajar melalui kegiatan lesson study."

Hal senada juga diutarakan oleh Halima Kasim yang merupakan guru dari SMAN 10 Tidore Kepulauan juga merasakan bertambahnya wawasan praktis dalam mendukung proses belajar mengajar, "Hal yang paling menarik dari pelatihan ini adalah mendapat ilmu yang banyak, khususnya terkait media pembelajaran dan asesmen."

Program Guru Transformasi di Maluku Utara dirancang berdasarkan hasil pemetaan (profiling) kompetensi pada tahun 2025 agar intervensi yang diberikan tepat sasaran. Kolaborasi berkelanjutan hingga akhir tahun 2026 ini diharapkan tidak hanya mengasah kompetensi individu pendidik, tetapi juga membangun ekosistem serta budaya belajar sekolah yang berkualitas, transparan, dan berdampak positif bagi capaian belajar siswa di Maluku Utara.