
KUANTAN SINGINGI — Tim Universitas Riau mengembangkan pembelajaran IPA berbasis teknologi melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat bertajuk “Optimalisasi Deep Learning Menggunakan Eksperimen Sensor Kebencanaan untuk Menumbuhkan Peduli Lingkungan.”
Dalam keterangan tertulis yang diterima Media, Jum'at (21/8), Program yang dimulai 10 Juni 2026 di SMP Negeri 1 Gunung Toar, Kabupaten Kuantan Singingi, kemudian dilanjutkan di SMPN 1 Kuantan Mudik bersama guru MGMP IPA Rayon 1 Kuantan Mudik yang diketuai Yusnadi, S.P., sebagai mitra.
Dipimpin Naila Fauza, M.Pd., program ini menyasar peningkatan kemampuan guru dalam menerapkan pembelajaran deep learning yang terintegrasi dengan eksperimen sensor kebencanaan. Guru juga didorong mampu merancang dan memanfaatkan eksperimen berbasis sensor dalam pembelajaran IPA.
Kegiatan dilakukan melalui sosialisasi, pelatihan, praktik teknologi, serta pendampingan. Dalam prosesnya, guru diperkenalkan dengan tiga inovasi, yakni Mini Longsor Cerdas, Alarm Banjir Mini, dan Simulasi Alarm Kebakaran.
Ketiga alat tersebut dirancang sebagai media eksperimen untuk menghubungkan konsep IPA dengan fenomena kebencanaan di lingkungan sekitar. Dengan pendekatan ini, siswa diharapkan tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengamati, bereksperimen, menganalisis kondisi lingkungan dan memahami pentingnya mitigasi bencana.
“Eksperimen sensor kebencanaan memberikan kesempatan kepada guru untuk menghubungkan konsep IPA dengan fenomena yang ada di lingkungan. Peserta didik nantinya dapat melakukan pengamatan, eksperimen, menganalisis hasil, dan memahami pentingnya menjaga lingkungan,” ujar Naila Fauza.
Pengetahuan Guru
Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan guru terkait pembelajaran deep learning dan kemampuan merancang eksperimen kebencanaan berbasis sensor.
Program ini juga mendorong guru agar tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi mampu mengembangkan media eksperimen sesuai materi, kebutuhan siswa dan kondisi lingkungan sekolah.
Kegiatan yang didukung Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Ditjen Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi tersebut diharapkan berlanjut melalui forum MGMP IPA sebagai ruang berbagi praktik baik dan memperluas pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran.
Melalui inovasi tersebut, Universitas Riau berupaya mendekatkan pembelajaran IPA dengan persoalan nyata sekaligus menanamkan kesadaran lingkungan dan kesiapsiagaan bencana sejak di bangku sekolah.