
JAKARTA - Yayasan Keanekaragaman Hayati Indonesia (KEHATI) kembali menggelar ajang ESG Award 2026 by KEHATI di Soehanna Hall, Energy Building, Jakarta, Kamis (6/8/2026).
Penghargaan tahunan keempat ini merupakan apresiasi bagi korporasi, lembaga keuangan, hingga pelaku usaha yang dinilai memimpin penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di Indonesia.
Penyelenggaraan ESG Award menjadi bagian dari strategi KEHATI sejak meluncurkan Indeks SRI-KEHATI pada 2009 untuk mempercepat adopsi investasi hijau di pasar modal Tanah Air.
Anggota Dewan Juri ESG Award 2026 by KEHATI, Ongki Kurniawan, menegaskan bahwa penerapan ESG kini menjadi fondasi utama bagi perusahaan agar tetap kompetitif dan tangguh dalam jangka panjang.
"ESG bukan lagi sekadar memenuhi ekspektasi regulator atau investor, melainkan fondasi untuk membangun bisnis yang tangguh dan dipercaya. Kami ingin mengapresiasi organisasi yang menunjukkan kepemimpinan dalam menciptakan dampak nyata," ujar Ongki.
Melalui penganugerahan ini, KEHATI berharap para pemenang dapat menjadi inspirasi bagi pelaku industri lain untuk mengintegrasikan prinsip ESG ke dalam keputusan bisnis demi mendukung transisi Indonesia menuju ekonomi hijau dan inklusif.
Daftar Lengkap Penerima ESG Award 2026 by KEHATI
Seleksi pemenang dilakukan secara independen melalui penilaian administratif, evaluasi substansi, scoring, hingga sidang pleno juri.
Berikut daftar penerima ESG Award 2026 KEHATI dari berbagai sektor:
A. Sektor Capital Market
Listed Company: PT Bank Central Asia Tbk, PT Unilever Indonesia Tbk, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk.
Investor – Fund Manager: PT BNP Paribas Asset Management, PT Eastspring Investments Indonesia.
Investor – Pension Fund: DPLK Bank Rakyat Indonesia, Dana Pensiun Telkom.
Investor – Insurance Company: PT AXA Mandiri Financial Services.
B. Sektor Impact Investment
Impact Entrepreneur: PT Ekonomi Sirkular Indonesia (Surplus Indonesia), Pandawa Agri Indonesia, PT Berkah Inovasi Kreatif Indonesia (BIKI).
Investor on Impact Investment: East Ventures.
C. Sektor Debt & Project Financing
Issuer/Borrower: PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
Investor/Creditor: PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank OCBC NISP Tbk (OCBC).
D. Best Facilitator
PwC Indonesia, KUMPUL (PT Ruang Kreasi Berdaya), Angin Dampak Jaya, serta PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero).