Puncak Milad ke-23 JSIT Indonesia Usung Tema Kolaborasi dan Inovasi Menuju Indonesia Emas 2045

MUS • Sunday, 2 Aug 2026 - 09:51 WIB

Depok — Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia menggelar Puncak Peringatan Milad ke-23 dengan mengusung tema "Bersama Berkolaborasi dan Berinovasi Menuju Indonesia Emas 2045".

Puncak milad yang berlangsung di Hotel Savero, Depok, Sabtu (01/08/2026) ini dihadiri para pimpinan tertinggi JSIT Indonesia, antara lain Ketua Majelis Tinggi JSIT Indonesia Sukro Muhab beserta jajaran Dewan Pendiri JSIT Indonesia, serta Ketua Umum JSIT Indonesia Ahmad Fikri bersama jajaran Pengurus JSIT Indonesia Pusat dan Wilayah Jadebotabek. 

Dalam sambutannya, Ketua Panitia Milad ke-23 JSIT Indonesia, Heni Lestari menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya rangkaian kegiatan milad tahun ini.

"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh panitia, pengurus wilayah, sekolah, dan mitra yang telah bekerja keras menyukseskan rangkaian Milad ke-23 ini. Sekaligus kami juga memohon maaf apabila dalam penyelenggaraan masih terdapat kekurangan," ujar Heni Lestari.

Ketua Umum JSIT Indonesia, Ahmad Fikri dalam orasinya mengajak seluruh keluarga besar JSIT untuk kembali menengok sejarah panjang organisasi. 

Ia mengenang perjalanan awal dirinya bergabung bersama para Dewan Pendiri JSIT Indonesia, di antaranya Dedi Martoni, Fahmi Alaydroes, dan Sukro Muhab. 

"Perjalanan 23 tahun ini bukan perjalanan yang mudah. Para pendiri telah menunjukkannya dengan kerja nyata. Salah satunya adalah awal mula terbentuknya Sako JSIT Indonesia dan pelaksanaan Kemnas Sako SIT pertama. Itu semua adalah jejak perjuangan yang tidak boleh kita lupakan," kata Ahmad Fikri.

Lebih lanjut, Ahmad Fikri menegaskan bahwa kunci keberlanjutan dakwah pendidikan JSIT terletak pada kesungguhan seluruh elemen.

"Jika kita maksimalkan dalam jalan dakwah pendidikan, maka insyaAllah Allah SWT akan memberikan pertolongan kepada kita semua. Kolaborasi dan inovasi hari ini adalah bekal kita untuk berkontribusi nyata menyongsong Indonesia Emas 2045," tegasnya.

Tema milad ke-23 dipilih sebagai pengingat bahwa tantangan pendidikan ke depan membutuhkan sinergi antar sekolah, orang tua, masyarakat, dan pemerintah, serta keberanian untuk berinovasi tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar Islam.

Acara puncak milad diisi dengan Webinar Pendidikan Nasional, Webinar Praktik Baik, Khataman Qur'an dan Tasyakuran yang merupakan puncak dari rangkaian acara Milad ke-23 JSIT Indonesia.