
JAKARTA – Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi mendorong pengurus tinju di daerah untuk memperkuat pembinaan atlet dengan menjaring bibit-bibit petinju potensial, termasuk dari kawasan transmigrasi. Hal itu disampaikannya saat menghadiri pembukaan Asian Boxing Men & Women U-19 dan U-23 Boxing Championships Jakarta 2026 di Hall Basket Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (5/7/2026).
Menurut Viva Yoga, Indonesia memiliki potensi besar melahirkan petinju berprestasi apabila proses pembinaan dilakukan secara merata hingga ke berbagai daerah.
"Kita tunjukkan bangsa ini memiliki bibit petinju kelas dunia. Karena itu, PERBATI di daerah perlu terus mencari dan membina atlet-atlet potensial, termasuk dari pelosok daerah dan kawasan transmigrasi," ujar Viva Yoga.
Ia menilai kejuaraan tingkat Asia tersebut menjadi ajang penting bagi atlet muda untuk menambah pengalaman bertanding sekaligus mengukur kemampuan sebelum tampil pada level kompetisi yang lebih tinggi.
"Kejuaraan seperti ini menjadi kesempatan bagi para petinju untuk meningkatkan kemampuan sekaligus saling belajar agar petinju Asia mampu bersaing di tingkat dunia," katanya.
Viva Yoga mencontohkan mantan juara dunia tinju Ellyas Pical yang berasal dari daerah sebagai bukti bahwa atlet berprestasi dapat lahir dari berbagai wilayah di Indonesia apabila mendapat pembinaan yang memadai.
Selain peningkatan prestasi, ia juga mengingatkan pentingnya menjunjung tinggi nilai sportivitas dalam setiap pertandingan.
"Meski bertanding untuk meraih kemenangan, selepas pertandingan kita tetap bersaudara," ujarnya.
Kejuaraan Asian Boxing Men & Women U-19 dan U-23 Boxing Championships Jakarta 2026 diikuti petinju dari 21 negara Asia. Indonesia menurunkan 19 atlet yang berlaga pada berbagai kelas pertandingan.
Pembukaan kejuaraan dihadiri sejumlah pejabat, di antaranya Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Perdagangan Budi Santoso, Utusan Khusus Presiden Zita Anjani, Presiden PB Tinju Indonesia Ray Zulham Farras Nugraha, Presiden Asian Boxing Pichai Chunhavajira, mantan petinju sekaligus anggota DPD RI Daud Yordan, serta sejumlah anggota DPR RI.
Pada laga pembuka, petinju putri Indonesia Anggie Intania Chalik meraih kemenangan atas petinju Thailand Pemika Payungkasem dan mendapat sambutan meriah dari para penonton yang memadati arena pertandingan.