
Padang – Anggota DPR RI Komisi XIII, H. Arisal Aziz, menerima penghargaan atas dedikasi dan kontribusinya dalam bidang sosial kemasyarakatan pada Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 tingkat Sumatera Barat. Penghargaan itu diberikan atas inisiasinya mendirikan Kampung Anti Narkoba di Sumatera Barat, dalam acara yang mengusung tema "Polri untuk Masyarakat".
Acara syukuran digelar di Auditorium Gubernuran Sumatera Barat pada Rabu (1/7/2026), dihadiri langsung oleh Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, Wakil Gubernur Vasko Ruseimy, Kapolda Sumbar Irjen Pol. Gatot Tri Suryanta, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.
Penghargaan yang diterima oleh Anggota DPR RI Dapil Sumatera Barat II ini merupakan apresiasi nyata atas kiprah dan komitmennya mendukung pemberantasan narkoba. Melalui pembentukan Kampung Anti Narkoba, langkah ini dinilai menjadi benteng penyelamatan generasi muda dari bahaya narkotika.
Sejauh ini, Arisal Aziz telah membentuk dua Kampung Bebas Narkoba di Sumatera Barat. Pertama, di Rumah Aspirasi Arisal Aziz di Kampung Dalam, Kecamatan V Koto, Kabupaten Padang Pariaman, pada 29 Oktober 2025. Kedua, di LBH Josal Bantu Rakyat, Posko Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman, pada 6 Juni 2026.
Usai menerima penghargaan, Anggota Komisi XIII tersebut menyampaikan rasa syukur dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung program-program Polri demi terciptanya keamanan dan ketertiban di daerah.
BACA JUGA: Legislator Arisal Aziz Luncurkan Kampung Bebas Narkoba di Padang Pariaman
"Penghargaan ini saya persembahkan untuk masyarakat Sumatera Barat. Mari kita bersama-sama menjaga daerah ini dari berbagai ancaman, termasuk narkoba, serta memperkuat persatuan demi masa depan generasi penerus bangsa," kata H. Arisal Aziz.
Dalam sambutannya, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menegaskan bahwa Polri memiliki peran strategis dalam menjaga keamanan dan ketentraman di tengah masyarakat.
"Polri bersama masyarakat memiliki tanggung jawab yang sama untuk menjaga keamanan dan ketentraman di Sumatera Barat. Dengan sinergi dan kolaborasi yang baik, kita dapat mewujudkan daerah yang aman, damai, dan kondusif bagi seluruh masyarakat," ujar Mahyeldi.
Sementara itu, Kapolda Sumbar Irjen Pol. Gatot Tri Suryanta menyampaikan bahwa kolaborasi Polri dengan seluruh elemen masyarakat terus menunjukkan hasil yang positif.
"Kedekatan dan kolaborasi Polri bersama masyarakat saat ini telah mencapai sekitar 80 persen. Ini menjadi bukti bahwa Polri semakin dekat dengan masyarakat dan terus berupaya hadir memberikan pelayanan terbaik," ungkap Kapolda.
Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 ini menjadi momentum penting untuk memperkokoh sinergi antara Polri, pemerintah, dan masyarakat dalam mewujudkan Sumatera Barat yang aman, tertib, dan sejahtera.