
Jakarta – BPJS Kesehatan terus memperkuat transformasi digital dalam penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui berbagai inovasi layanan yang memudahkan peserta mengakses pelayanan. Salah satu inovasi tersebut adalah Virtual Office Layanan Peserta (VIOLA), layanan administrasi kepesertaan secara daring yang memungkinkan peserta memperoleh layanan tanpa harus datang ke kantor BPJS Kesehatan.
Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah IV, Yessi Kumalasari, menyampaikan VIOLA merupakan bagian dari komitmen BPJS Kesehatan dalam menghadirkan pelayanan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat.
“Transformasi digital menjadi salah satu langkah strategis BPJS Kesehatan untuk memberikan pelayanan yang lebih mudah, cepat, dan efisien. Melalui VIOLA, peserta tetap dapat berinteraksi langsung dan mendapatkan pelayanan yang optimal dengan petugas BPJS Kesehatan meskipun dilakukan secara virtual,” ujar Yessi pada kegiatan Ngopi JKN, Selasa (30/06).
VIOLA memberikan kemudahan bagi peserta untuk memperoleh berbagai layanan, seperti konsultasi informasi Program JKN, pengurusan administrasi kepesertaan, hingga penyampaian pengaduan. Layanan ini dilakukan melalui video conference menggunakan Zoom Meeting, sehingga peserta dapat berkomunikasi langsung dengan petugas dari lokasi masing-masing.
“Peserta cukup terhubung dengan jaringan internet untuk dapat mengakses layanan VIOLA. Kami ingin menghadirkan pelayanan yang semakin dekat dan mudah dijangkau oleh seluruh masyarakat,” jelas Yessi.
Selain memperkenalkan VIOLA, BPJS Kesehatan juga menyediakan kanal layanan digital lainnya yang dapat dimanfaatkan, seperti Mobile JKN, Pelayanan Administrasi melalui WhatsApp (PANDAWA), Care Center 165, serta Program Rencana Pembayaran Bertahap (REHAB) yang memberikan kemudahan bagi peserta dalam melunasi tunggakan iuran JKN.
Beragam kanal layanan tersebut diharapkan mampu memberikan kemudahan bagi peserta untuk mengakses informasi, mengurus administrasi kepesertaan, menyampaikan pengaduan, hingga membayar tunggakan iuran sesuai kebutuhan tanpa harus selalu datang ke kantor BPJS Kesehatan. Dengan begitu, akses terhadap layanan Program JKN dapat semakin mudah dijangkau oleh seluruh peserta.
“Ke depan, BPJS Kesehatan akan terus melakukan inovasi dan pengembangan layanan digital agar semakin mudah dimanfaatkan oleh masyarakat. Kami berharap peserta dapat menggunakan berbagai kanal layanan yang tersedia sehingga manfaat Program JKN dapat dirasakan secara optimal oleh seluruh peserta,” tutup Yessi.