Viral Video Dugaan Penganiayaan Caddy di Tangerang, Publik Desak Polisi Usut Tuntas

AKM • Thursday, 25 Jun 2026 - 15:01 WIB
Ilustrasi Dugaan Tindakan Kekerasan Terhadap Perempuan

TANGERANG – Jagat media sosial kembali dihebohkan oleh beredarnya video yang memperlihatkan dugaan tindakan kekerasan terhadap seorang caddy di sebuah lapangan golf di Tangerang. Video tersebut memicu kemarahan publik dan mendorong desakan agar aparat penegak hukum segera melakukan penyelidikan.

Video yang pertama kali ramai dibagikan melalui akun media sosial X @nengsarah408 itu memperlihatkan seorang perempuan yang diduga berprofesi sebagai caddy mengalami perlakuan tidak semestinya dari seorang pria yang disebut sebagai pegolf.

Dalam unggahannya, akun tersebut mengaitkan peristiwa itu dengan meningkatnya perhatian publik terhadap berbagai kasus kekerasan yang belakangan mencuat.

"Belum selesai kasus penyekapan Yuvita di Bandung, publik tanah air kembali dikagetkan dengan penganiayaan seorang caddy di lapangan golf Modernland, korban inisial R diduga dianiaya oleh FP," tulis akun tersebut, Kamis (25/6/2026).

Dalam rekaman yang beredar luas, terlihat seorang perempuan berada di area lapangan golf, sementara seorang pria diduga melakukan tindakan kekerasan fisik. Namun hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun manajemen lapangan golf terkait kronologi lengkap peristiwa tersebut.

Meski demikian, video tersebut telah memicu gelombang reaksi dari masyarakat. Banyak warganet mengecam tindakan yang terekam dalam video dan meminta aparat segera turun tangan untuk memastikan fakta-fakta yang sebenarnya terjadi.

Berbagai komentar bermunculan di media sosial. Sebagian besar meminta korban mendapatkan perlindungan hukum dan pendampingan apabila benar menjadi korban tindak kekerasan.

"Duh siapa lagi ini, polisi jangan diam saja. Pelaku harus segera ditangkap," tulis salah satu pengguna media sosial.

Peristiwa ini juga memunculkan berbagai spekulasi mengenai identitas pria yang terekam dalam video. Sejumlah akun media sosial bahkan mengaitkan sosok tersebut dengan seorang pejabat publik. Namun hingga berita ini ditulis, belum ada konfirmasi resmi yang dapat membenarkan klaim tersebut.