BAZNAS RI Salurkan Daging Kurban bagi 6.700 Pengungsi Palestina di Suriah

ANP • Monday, 22 Jun 2026 - 17:48 WIB

SURIAH - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui Program Kurban Berkah Palestina mendistribusikan daging kurban bagi sekitar 6.700 pengungsi Palestina yang tinggal di sejumlah kamp pengungsian di Provinsi Idlib, Suriah, pada momentum Idul Adha 1447 H/2026 M.

Adapun sebaran pendistribusiannya dilaksanakan di sejumlah kamp pengungsian yang berada di wilayah Hazano dan Sarmada. Di Hazano, bantuan disalurkan ke Kamp Qusaniyah, Shariaa, dan Qadisiyah. Sementara di wilayah Sarmada, distribusi dilakukan di Kamp Sarmada dan Kamp Al-Omareen.

Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., mengatakan, Program Kurban Berkah Palestina yang diinisiasi BAZNAS merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian masyarakat Indonesia terhadap rakyat Palestina yang hingga kini masih menghadapi berbagai kesulitan akibat konflik dan kondisi kemanusiaan yang berkepanjangan.

“Melalui Program Kurban dan Sedekah Palestina, kami ingin memastikan amanah masyarakat Indonesia dapat sampai kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan. Kurban ini menjadi simbol kepedulian, persaudaraan, dan dukungan moral bagi para pengungsi yang hidup dalam keterbatasan,” ujar Sodik dalam keterangannya di Jakarta, Senin (22/6/2026).

Sodik menjelaskan, proses distribusi daging hewan kurban dari 200 ekor domba dilaksanakan pada 27–29 Mei 2026 di wilayah Hazano dan Sarmada, menjangkau ribuan pengungsi Palestina yang bermukim di Suriah.

“Kami berharap penyaluran daging kurban ini dapat menghadirkan kebahagiaan bagi saudara-saudara kita pengungsi Palestina yang hingga kini masih terdampak konflik kemanusiaan berkepanjangan, khususnya pada momentum Hari Raya Iduladha,” katanya.

Sodik juga menyampaikan apresiasi kepada Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Damaskus yang telah memberikan pendampingan dan dukungan selama proses penyaluran bantuan kemanusiaan tersebut.

“Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada KBRI Damaskus yang telah mendampingi serta membantu kelancaran distribusi Program Kurban Berkah Palestina. Dukungan ini menjadi bagian penting dalam memastikan bantuan dari masyarakat Indonesia dapat tersalurkan dengan baik kepada para penerima manfaat,” ujar Sodik.

Ia menambahkan, BAZNAS akan terus memperluas jangkauan bantuan kemanusiaan internasional melalui berbagai program yang tepat sasaran dan berkelanjutan.

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia yang telah mempercayakan zakat, infak, sedekah, dan kurbannya melalui BAZNAS. Dukungan tersebut memungkinkan bantuan kemanusiaan menjangkau para pengungsi Palestina yang sangat membutuhkan uluran tangan,” ucap Sodik.

Sementara itu, KBRI Damaskus yang diwakili oleh Pelaksana Fungsi Penerangan, Sosial dan Budaya (Pensosbud) Bayu Arif Ramadhan menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS RI dan masyarakat Indonesia atas bantuan yang telah diberikan melalui Program Kurban Berkah Palestina BAZNAS 2026.

Bayu menjelaskan, meskipun baru pertama kali dilaksanakan di Suriah, Program Kurban Berkah Palestina oleh BAZNAS mendapat sambutan dan apresiasi yang sangat baik dari perwakilan Pemerintah Suriah maupun para pengungsi Palestina yang berada di kamp-kamp pengungsian.

Ia juga mengungkapkan, tim KBRI Damaskus harus menempuh perjalanan lebih dari delapan jam dari Damaskus menuju wilayah Idlib untuk mendampingi proses distribusi bantuan. Perjalanan tersebut melewati medan yang cukup berat, termasuk kawasan gurun pasir, demi memastikan bantuan kemanusiaan dari masyarakat Indonesia dapat diterima langsung oleh para pengungsi Palestina.

“Selain itu, turut disampaikan agar kiranya Pemerintah dan masyarakat Indonesia dapat kembali memberikan berbagai bantuan kemanusiaan yang diperlukan di masa mendatang, mengingat situasi sulit yang dihadapi oleh para pengungsi Palestina di Kamp Sarmada maupun kamp pengungsian lainnya,” ujar Bayu.