
Makassar – Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) menegaskan komitmennya untuk menjadi mitra strategis BPJS Kesehatan dalam meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya kalangan pensiunan dan lanjut usia, terhadap Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Komitmen tersebut disampaikan Ketua Umum PWRI dalam kegiatan Sinergi dan Kolaborasi (SERASI) Program JKN bersama PWRI yang mengangkat tema “Merawat Pengabdian, Menguatkan Perlindungan: Sehat di Masa Purna Bakti, Bahagia Bersama JKN” di Makassar, Kamis (18/6).
Dalam sambutannya, Setyanto P. Santosa, Ketua Umum PWRI menyampaikan apresiasi kepada BPJS Kesehatan atas inisiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara BPJS Kesehatan dan PWRI merupakan langkah strategis dalam memperkuat perlindungan kesehatan bagi para pensiunan dan warga lanjut usia di Indonesia. Dengan jumlah anggota mencapai sekitar 3,6 juta orang yang tersebar di berbagai daerah, PWRI memiliki potensi besar untuk mendukung keberhasilan Program JKN.
Ketua Umum PWRI menegaskan bahwa JKN merupakan salah satu capaian besar bangsa Indonesia yang menghadirkan perlindungan kesehatan bagi seluruh rakyat. Bagi anggota PWRI yang sebagian besar merupakan pensiunan, keberadaan JKN memiliki arti yang sangat penting karena kebutuhan pelayanan kesehatan umumnya meningkat seiring bertambahnya usia.
Menurutnya, BPJS Kesehatan telah melakukan berbagai transformasi pelayanan yang patut diapresiasi, mulai dari penyederhanaan proses administrasi, pengembangan layanan digital, hingga perluasan akses pelayanan kesehatan. Namun demikian, peningkatan mutu layanan tetap harus menjadi agenda bersama agar manfaat JKN dapat dirasakan secara optimal oleh seluruh peserta, khususnya kelompok lanjut usia.
Salah satu peran strategis yang akan diperkuat PWRI adalah sebagai mitra edukasi peserta JKN. Ketua Umum PWRI menilai masih terdapat peserta yang belum sepenuhnya memahami hak dan kewajiban sebagai peserta JKN, alur pelayanan kesehatan, sistem rujukan berjenjang, hingga pemanfaatan berbagai layanan digital yang disediakan BPJS Kesehatan.
“Dengan jaringan organisasi yang tersebar di seluruh Indonesia, PWRI siap membantu menyebarluaskan informasi yang benar dan mudah dipahami kepada para anggota serta masyarakat lanjut usia. Edukasi yang tepat akan membantu peserta memperoleh manfaat JKN secara optimal sekaligus mengurangi kesalahpahaman dalam mengakses layanan kesehatan,” ujarnya.
PWRI juga memiliki kedekatan historis dengan sistem jaminan kesehatan nasional. Sebelum BPJS Kesehatan berdiri dan Program JKN diluncurkan pada tahun 2014, sebagian besar anggota PWRI telah menjadi peserta dan pendukung sistem jaminan kesehatan melalui PT Askes (Persero) saat masih aktif sebagai aparatur sipil negara. Pengalaman panjang tersebut menjadi modal penting dalam mendukung keberlanjutan Program JKN yang berlandaskan prinsip gotong royong.
Selain berperan sebagai mitra edukasi, PWRI juga siap menjadi jembatan aspirasi peserta, pelopor budaya hidup sehat, pendukung transformasi digital pelayanan kesehatan, serta mitra pembangunan sistem kesehatan nasional. Melalui berbagai peran tersebut, PWRI berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya kelompok pensiunan dan lansia.
Ke depan, PWRI berharap kerja sama dengan BPJS Kesehatan tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi semata, tetapi berkembang menjadi kemitraan yang lebih sistematis melalui forum komunikasi dan umpan balik layanan JKN bagi lansia dan pensiunan, program edukasi kesehatan berkelanjutan, penguatan literasi digital, hingga kegiatan pencegahan penyakit kronis dan promosi hidup sehat.
Mengakhiri sambutannya, Ketua Umum PWRI mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari BPJS Kesehatan, fasilitas pelayanan kesehatan, pemerintah daerah, hingga keluarga besar PWRI untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi.
Menurutnya, keberhasilan JKN tidak hanya diukur dari jumlah peserta yang terdaftar, tetapi juga dari kemampuan sistem dalam menghadirkan layanan yang mudah diakses, bermutu, manusiawi, serta memberikan rasa aman bagi seluruh peserta.
Melalui semangat gotong royong dan pengabdian yang tidak pernah berhenti, PWRI menegaskan kesiapannya untuk terus mendukung keberlanjutan Program JKN sebagai salah satu pilar penting perlindungan sosial dan kesehatan bagi seluruh rakyat Indonesia.