
Jakarta — Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon menilai peringatan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai pengorbanan, keikhlasan, toleransi, dan solidaritas sosial yang telah mengakar dalam kehidupan masyarakat Indonesia.
Hal tersebut disampaikan Fadli Zon saat penyerahan hewan kurban secara simbolis di halaman Gedung A Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Jakarta, Selasa (26/5).
“Peringatan Idul Adha merupakan peringatan penting, terutama bagi umat Islam yang merayakan, karena di situ ada satu arti tentang pengorbanan, keikhlasan, tentang toleransi, tentang solidaritas sosial,” ujar Fadli Zon.
Menurut Menbud, nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dalam kehidupan sosial dan budaya masyarakat Indonesia, termasuk tradisi saling membantu kepada masyarakat yang membutuhkan.
Pada perayaan Idul Adha tahun ini, Kementerian Kebudayaan menghimpun sekitar 23 ekor sapi kurban yang akan disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerima.
Fadli Zon mengatakan jumlah hewan kurban tahun ini relatif sama dengan tahun sebelumnya dan diharapkan dapat terus menjadi tradisi positif di lingkungan kementerian.
Ia juga menegaskan bahwa Idul Adha menjadi pengingat bagi masyarakat untuk menjaga semangat gotong royong dan kebersamaan dalam menghadapi berbagai tantangan sosial.
“Jumlah hewan kurban tahun ini serupa dengan tahun sebelumnya dan diharapkan dapat menjadi tradisi baik di lingkungan kementerian,” katanya.
Sementara itu, Kepala Biro Barang Milik Negara, Pengadaan Barang dan Jasa, dan Umum Kementerian Kebudayaan, Abi Kusno, menjelaskan bahwa hewan kurban tersebut berasal dari partisipasi seluruh unit kerja dan pegawai di lingkungan kementerian.
Menurut Abi, proses pemotongan hewan kurban dijadwalkan berlangsung pada Kamis (28/5) di Rumah Potong Hewan Sapi Tangerang Farm, Tigaraksa.
“Tahun ini total ada 23 ekor sapi dengan bobot antara 300 hingga 600 kilogram. Total bobot seluruh sapi kurban mencapai sekitar 8,5 ton dan diperkirakan menghasilkan lebih dari 4 ton daging kurban,” ujar Abi Kusno.
Ia menambahkan, daging kurban nantinya akan dikemas dalam paket masing-masing seberat dua kilogram untuk didistribusikan kepada mustahik dan pegawai penunjang di lingkungan Kementerian Kebudayaan pada Jumat (29/5).