Wisuda ke-87 Untar, Kepala BNN Ingatkan Bahaya Narkoba bagi Masa Depan Indonesia Emas 2045

AKM • Sunday, 17 May 2026 - 15:15 WIB
Wisuda ke-87 Universitas Tarumanagara yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Sabtu (16/5). Sebanyak 2.576 wisudawan dari program sarjana, profesi, magister, hingga doktor dikukuhkan dalam prosesi tersebut.

Jakarta  — Kepala Badan Narkotika Nasional, Suyudi Ario Seto, menegaskan bahwa cita-cita Indonesia Emas 2045 hanya dapat diwujudkan apabila generasi muda Indonesia tumbuh sehat, produktif, tangguh, dan terbebas dari ancaman narkotika.

Pesan tersebut disampaikan Suyudi saat memberikan orasi ilmiah pada Wisuda ke-87 Universitas Tarumanagara yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Sabtu (16/5). Sebanyak 2.576 wisudawan dari program sarjana, profesi, magister, hingga doktor dikukuhkan dalam prosesi tersebut.

Dalam orasi bertajuk “Peran Strategis Generasi Muda dalam Mewujudkan Indonesia Emas 2045”, Kepala BNN menilai ancaman narkoba tidak hanya merusak individu, tetapi juga dapat melemahkan kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa depan.

“Indonesia Emas 2045 hanya dapat tercapai apabila generasi mudanya sehat, tangguh, produktif, menguasai teknologi, serta bebas dari narkoba,” ujar Suyudi di hadapan ribuan wisudawan dan tamu undangan.

Ia menekankan bahwa generasi muda memiliki peran penting sebagai agen perubahan di tengah perkembangan zaman. Menurutnya, mahasiswa dan lulusan perguruan tinggi harus mampu menjadi agen edukasi anti narkoba, penggerak literasi digital melalui penyebaran konten positif, serta problem solver bagi berbagai persoalan sosial di masyarakat.

Dituntut Adaptif

Sementara itu, Rektor Untar Amad Sudiro mengatakan lulusan perguruan tinggi saat ini dituntut adaptif menghadapi perkembangan teknologi dan dinamika global yang terus berubah.

Menurutnya, perguruan tinggi tidak hanya bertugas menghasilkan lulusan unggul secara akademik, tetapi juga membangun karakter, integritas, dan kepedulian sosial mahasiswa.

“Bagi seluruh lulusan, baik dari jenjang sarjana, magister, hingga doktor, kalian menjadi bukti komitmen Untar dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” kata Amad Sudiro.

Wisuda ke-87 Untar, Rektor Untar didampingi Ketua Pengurus Yayasan Tarumanagara Prof. Dr. Ariawan Gunadi, SH., MH. Keduanya saat ini juga sebagai penasihat ahli BNN RI. Selain itu, acara ini juga dihadiri Kepala LLDikti Wilayah III Henri Togar Hasiholan Tambunan yang mengingatkan bahwa pendidikan tinggi tidak boleh berhenti pada capaian akademik semata, tetapi harus diwujudkan melalui kontribusi nyata kepada masyarakat.

Selain prosesi akademik, wisuda kali ini turut menghadirkan nuansa budaya Lampung melalui tema “Move Beyond dalam Semangat Sakai Sambayan”. Semangat kebersamaan dan gotong royong khas budaya Lampung tersebut ditampilkan melalui pertunjukan tari “Muli Sambaian” yang mewarnai jalannya acara.