Gelar Rakornas Perdagangan, Anindya Bakrie Tekankan Sinergi Domestik hingga Ekspansi Global.

AKM • Sunday, 3 May 2026 - 09:13 WIB
Kamar Dagang dan Industri Indonesia -Kadin Bidang Perdagangan menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) di Jakarta (Istimewa)

Jakarta— Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Bidang Perdagangan menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) dengan fokus pada penguatan perdagangan domestik dan internasional serta percepatan investasi strategis guna mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Kegiatan yang berlangsung di The Ritz-Carlton Jakarta Mega Kuningan ini mengusung tema “Optimasi Perdagangan Domestik dan Internasional serta Akselerasi Investasi Strategis Menuju Target Pertumbuhan Ekonomi 8%”.

Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, menyoroti pentingnya memperkuat perdagangan antarprovinsi sebagai fondasi ketahanan ekonomi nasional.

“Perdagangan dalam negeri harus stabil. Dengan 38 provinsi yang memiliki keunggulan berbeda, potensi saling melengkapi sangat besar dan bisa menjadi kekuatan ekonomi tersendiri,” ujar Anindya dalam keterangan tertulis, Jakarta, Minggu (3/5).

Ia juga mengapresiasi langkah pemerintah dalam membuka akses pasar global di tengah tekanan ekonomi dunia. Menurutnya, peluang ekspor ke berbagai kawasan harus dimanfaatkan secara optimal.

“Pemerintah telah membuka akses pasar, tidak hanya ke Amerika Serikat tetapi juga Uni Eropa, Kanada, hingga kawasan Eurasia. Ini peluang besar yang harus dimanfaatkan untuk menghasilkan devisa,” katanya.

Selain itu, Anindya menekankan peran investasi sebagai motor utama perdagangan. Ia mencatat realisasi investasi pada kuartal I 2026 mencapai sekitar Rp500 triliun.

“Investasi ini menjadi penggerak utama. Rata-rata investasi bernilai Rp1 miliar menunjukkan peran daerah sangat penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang pada akhirnya bermuara pada aktivitas perdagangan,” jelasnya.

Pentingnya Kolaborasi

Sementara itu, Menteri Perdagangan, Budi Santoso, menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha dalam meningkatkan kinerja ekspor sekaligus menjaga pasar domestik.

“Kita terus memperkuat kolaborasi antara pemerintah, Kadin, dan asosiasi pelaku usaha untuk meningkatkan ekspor dari berbagai komoditas, sekaligus menjaga pertumbuhan pasar dalam negeri,” ujarnya.

Ia menambahkan, sinergi program akan diperluas hingga ke tingkat daerah melalui jaringan Kadin provinsi dan kabupaten/kota.

“Program-program ini akan kita jalankan bersama, baik di pusat maupun daerah, agar daya saing meningkat dan pasar domestik tetap tumbuh sesuai harapan,” tambah Budi.

Dalam Rakornas tersebut, pembahasan dibagi ke dalam tiga pilar utama, yakni penguatan pasar domestik dan hilirisasi, perluasan ekspor dan daya saing global, serta transformasi perdagangan melalui digitalisasi dan investasi berkelanjutan.

Sejumlah pejabat pemerintah, pelaku industri, dan pengurus Kadin dari berbagai daerah turut hadir dan berpartisipasi dalam diskusi, termasuk membahas potensi daerah serta tantangan yang dihadapi di lapangan.

Melalui forum ini, Kadin berharap tercipta sinergi yang lebih kuat antara pusat dan daerah dalam mendorong perdagangan nasional yang lebih inklusif dan berdaya saing global.