
Jakarta - Dewan Perwakilan Dearah - DPD RI mengajak seluruh elemen masyarakat meningkatkan kerja sama dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama periode mudik dan libur Idulfitri 1447 Hijriah.
Anggota DPD RI asal DKI Jakarta, Fahira Idris, mengajak menyatakan situasi Jakarta yang cenderung lebih sepi karena ditinggal sebagian warga mudik justru memerlukan kewaspadaan ekstra.
“Banyaknya rumah kosong dan berkurangnya aktivitas dinilai dapat meningkatkan potensi gangguan keamanan jika tidak diantisipasi secara bersama,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jakarta,Jum'at (20/3).
Ia menilai, kolaborasi antara masyarakat, aparat keamanan, serta pemerintah daerah menjadi faktor penting untuk menjaga kondisi ibu kota tetap aman dan kondusif selama libur panjang.
Fahira juga mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang mendorong pengaktifan kembali Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) hingga tingkat RT dan RW.
“Pendekatan berbasis partisipasi masyarakat tersebut efektif dalam memperkuat pengawasan lingkungan secara langsung,” tutur Fahira.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Siskamling tidak hanya berfungsi sebagai kegiatan ronda, tetapi juga sebagai mekanisme deteksi dini terhadap berbagai potensi gangguan, seperti tindak kriminalitas, konflik sosial, hingga risiko kebakaran.
Lima Langkah Strategis
Dalam keterangannya, Fahira menyampaikan lima langkah strategis yang dapat dilakukan untuk memperkuat keamanan lingkungan selama musim mudik. Pertama, memastikan kegiatan Siskamling berjalan secara rutin dan terjadwal di setiap wilayah. Kedua, meningkatkan koordinasi antara warga dengan aparat keamanan seperti Bhabinkamtibmas dan Babinsa.
Ketiga, mendorong penerapan sistem pengamanan terbatas seperti one gate system guna mengontrol akses keluar-masuk lingkungan. Keempat, mengimbau warga yang meninggalkan rumah untuk melaporkan kepada pengurus setempat agar dapat dilakukan pemantauan bersama. Kelima, memastikan kesiapan aspek pendukung keamanan seperti penerangan jalan, kebersihan lingkungan, serta mitigasi potensi kebakaran.
Selain itu, ia juga mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas penitipan kendaraan yang tersedia serta memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman sebelum ditinggalkan.
“Menjaga keamanan lingkungan selama mudik bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh lapisan masyarakat,” imbuhnya.
Dengan kolaborasi yang terbangun secara baik, diharapkan Jakarta tetap berada dalam kondisi aman dan tertib selama ditinggal mudik.
“Sekaligus memperkuat rasa kebersamaan antarwarga di tengah dinamika kehidupan perkotaan,” tandasnya.