Dompet Dhuafa Targetkan Bangun 1.000 Rumtara bagi Penyintas Bencana Sumatera

MUS • Wednesday, 31 Dec 2025 - 19:19 WIB

Aceh Tamiang – Badan Penanggulangan Bencana Nasional telah merilis sebanyak 171.379 unit rumah rusak bahkan hancur dalam kejadian bencana banjir bandang dan tanah longsor yang menerpa wilayah Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat. 

Oleh karena itu Dompet Dhuafa menargetkan pembangunan 1.000 Rumah Sementara (Rumtara) untuk penyintas bencana di Sumatera. Pembangunan 1.000 Rumah Sementara akan berlangsung secara bertahap di tiga provinsi terdampak, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Dompet Dhuafa menargetkan di bulan Januari 2026 bisa merampungkan sebanyak 200 unit rumtara. 

Sebagai langkah pemulihan (recovery) pada Rabu (31/12/2025), Dompet Dhuafa meresmikan lima unit rumtara pertamanya di Tamiang Kota, Kabupaten Aceh Tamiang. Setelah ini, pembangunan bertahap akan segera menyusul ke wilayah Pidie Jaya, dan titik-titik lainnya di Sumatera Utara dan Sumatera Barat.

Rumtara tersebut akan berdiri di lahan bekas rumah masing-masing penerima manfaat dengan ukuran bangunan 4,8 x 4,8 meter. Pembangunan akan dilakukan terutama bagi para penyintas bencana yang sudah lebih dari sebulan tinggal di pengungsian. 

“Alhamdulillah Dompet Dhuafa hari ini telah merampungkan beberapa unit hunian sementara yang kami beri nama Rumtara (Rumah Sementara) yang kami targetkan bisa tercapai sebanyak 1.000 unit dalam satu tahun kedepan. Oleh karena itu, kami mohon dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia, mitra-mitra kebaikan dan donatur untuk dapat mendukung terwujudnya target pembangunan 1.000 unit RUMTARA ini. Dan hari ini, Rabu (31/12/2025), kita sekaligus resmikan berjalannya program 1.000 rumtara untuk Sumatera,” sebut Ahmad Juwaini, Ketua Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa Republika, dalam keterangannya.

Diharapkan rumtara menjadi ruang yang aman dan nyaman bagi penyintas yang bersiap menata kembali hidup penyintas, terutama memasuki fase pemulihan. 

"Melalui rumtara, Dompet Dhuafa ingin menghadirkan lebih dari sekadar bangunan fisik. Kami ingin menghadirkan harapan, bahwa setelah bencana, masih ada masa depan yang bisa diperjuangkan. Dan untuk calon penerima manfaat, kita prioritaskan kepada lansia yang rumahnya hancur tak bisa dipakai kembali, janda maupun yatim, termasuk ustadz/guru honorer," jelas Ahmad.

Rumtara adalah salah satu program pemulihan Dompet Dhuafa dalam penanganan bencana di Sumatera. Selain itu Dompet Dhuafa juga merencanakan set up fasilitas pendukung rumtara (sumur/air, listrik, taman bermain, mushola dll). Di bidang kesehatan juga direncanakan reaktivasi klinik/faskes, pos medis, pos gizi, dan layanan difable. Di bidang pendidikan akan dibangun Sekolah Ceria, bantuan dukungan pendidikan / school kit, sekolah darurat, renovasi sekolah, komunitas pendidikan pembelajaran darurat.

Pemulihan Ekonomi juga akan dilakukan dengan melakukan perbaikan sektor usaha, Cash for work, Modal Usaha (Mufakat). Selain itu DD juga terus menyiapkan kebutuhan air bersih dengan mobil tanki air, mushola darurat, renovasi masjid dan layanan servis motor gratis.