Kepala BPIP Dorong Keberlanjutan Kampung Pancasila dalam Kasad Award 2025

FAZ • Friday, 19 Dec 2025 - 21:08 WIB

JAKARTA - Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menegaskan komitmennya sebagai pendorong dan penguat ideologi bangsa dalam mendukung Program Kampung Pancasila yang diinisiasi oleh TNI Angkatan Darat. 

Komitmen tersebut disampaikan Kepala BPIP saat memberikan ceramah kebangsaan pada kegiatan Kasad Award Kampung Pancasila 2025 yang digelar di Aula Jenderal Besar Abdul Haris (AH) Nasution, Mabesad, Jakarta, Jumat (19/12).

Kepala BPIP Prof. Drs. KH. Yudian Wahyudi, MA., Ph.D., mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya Kasad Award Kampung Pancasila 2025 sebagai wujud komitmen bersama seluruh elemen bangsa dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. 

“Puji dan syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, atas rahmat dan karunia-Nya kita masih dianugerahi kesehatan dan kesempatan, sehingga pada hari ini kita dapat menghadiri kegiatan ‘Kasad Award Kampung Pancasila 2025’ di Aula Jenderal Besar Abdul Haris (AH) Nasution Mabesad, sebagai wujud komitmen bersama dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” kata Yudian dalam keterangan resmi, Jumat (19/12/2025).

Dalam ceramah kebangsaannya, Kepala BPIP menekankan pentingnya dukungan seluruh elemen bangsa terhadap Program Kampung Pancasila yang dilaksanakan oleh TNI AD. 

Ia menyampaikan bahwa penguatan ideologi bangsa harus dimulai dari penguatan basis ekonomi dan sosial di tingkat desa dan kelurahan. 

“Oleh karena itu, penting bagi kita semua mendukung program Kampung Pancasila secara nasional. Sebab ketahanan ideologi dimulai dari ketahanan ekonomi dan sosial kampung-kampung kita,” tegas Yudian.

Lebih lanjut, Kepala BPIP menyampaikan bahwa Kasad Award Kampung Pancasila merupakan contoh praktik baik kolaborasi lintas sektor dalam membumikan nilai-nilai Pancasila. 

“Kasad Award Kampung Pancasila adalah manifestasi konkret dari semangat kolaborasi ini. Program ini tidak sekadar ajang kompetisi, tetapi gerakan nyata untuk mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila di tingkat akar rumput, membangun Indonesia Emas 2045 dari desa dan kelurahan, mewujudkan Trisakti serta Pola Pembangunan Semesta Berencana, dan mengaktifkan Sistem Pertahanan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata),” ucapnya.

Ia menegaskan bahwa Kampung Pancasila menjadi jawaban atas tantangan aktual dalam menghidupkan Pancasila secara nyata di tengah masyarakat. 

Menurutnya, nilai Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan, dan Keadilan Sosial harus hadir dalam keseharian warga melalui gotong royong, toleransi beragama, pemberdayaan ekonomi, serta musyawarah. 

Pada kesempatan tersebut, Kepala BPIP juga mengutip pidato Presiden pertama Republik Indonesia, Bung Karno, pada Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa tahun 1960. 

“Saya percaya, bahwa ada jalan keluar daripada konfrontasi ideologi-ideologi ini. Saya percaya bahwa jalan keluar itu terletak pada dipakainya Pancasila secara universal!” kata Yudian.

Pada kegiatan yang sama, Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menegaskan bahwa Kasad Award Kampung Pancasila merupakan bagian dari upaya TNI AD dalam memperkuat ideologi bangsa di tengah tantangan global. 

“Perkembangan teknologi dan era digital membawa dampak positif sekaligus ancaman terhadap nilai-nilai moral dan budaya bangsa, termasuk masuknya budaya asing yang perlahan menggeser jati diri nasional,” ujar Kasad.

Kasad menegaskan bahwa Pancasila harus terus dihidupkan dalam kehidupan sehari-hari. 

“Pancasila sebagai dasar negara memuat nilai-nilai luhur yang harus terus dihidupkan dalam kehidupan sehari-hari sebagai pedoman, pandangan hidup, dan ciri khas bangsa Indonesia,” ucapnya. 

Ia menambahkan bahwa pembentukan 1.830 Kampung Pancasila di seluruh Indonesia merupakan upaya konkret TNI AD untuk menanamkan dan menguatkan kembali pengamalan nilai-nilai Pancasila di tengah masyarakat.

Menurut Kasad, pemberian anugerah Kampung Pancasila merupakan bentuk apresiasi kepada satuan jajaran TNI AD yang aktif melaksanakan pembinaan desa berbasis Pancasila. 

“Pemberian anugerah Kampung Pancasila bertujuan mengapresiasi satuan jajaran TNI AD yang telah menyelenggarakan Program Desa yang mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila meliputi Ketahanan Pangan, Pembinaan Wanra, Pembinaan UMKM, dan Pembinaan Karang Taruna,” ujar Kasad.

Kasad menambahkan bahwa program tersebut tidak hanya memperkuat persatuan, tetapi juga mendukung pembangunan desa berbasis gotong royong serta visi Indonesia Emas 2045. 

“Penghargaan Lomba Kampung Pancasila bertujuan membangkitkan semangat nilai luhur bangsa, memperkuat persatuan dan pembangunan desa berbasis gotong royong serta mendukung Indonesia Emas 2045 melalui kolaborasi antar kementerian,” katanya. 

Ia juga menyampaikan bahwa penghargaan Kasad Kampung Pancasila telah diselenggarakan selama tiga tahun berturut-turut (2023–2025) melalui kerja sama antara TNI AD dan PT Astra International Tbk.

Menutup rangkaian kegiatan, Kasad menegaskan bahwa Program Kampung Pancasila bertujuan menciptakan media pembelajaran Pancasila bagi masyarakat, menumbuhkan kerukunan di antara masyarakat berdasarkan nilai-nilai Pancasila, serta menanamkan nilai-nilai Bhinneka Tunggal Ika.

“Program ini juga merupakan bentuk penghormatan dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para pemimpin bangsa yang telah berhasil menggali dan merumuskan Pancasila sebagai Dasar Negara,” pungkas Kasad.