Umroh dan Haji Tidak Membuat Miskin, Janji Allah dalam Al-Qur’an dan Hadis

ANP • Saturday, 29 Nov 2025 - 17:02 WIB

Bekasi - Ibadah haji dan umroh di yakini tidak akan membuat umat Islam jatuh miskin. Sebaliknya, kedua ibadah ini disebut sebagai jalan pembuka rezeki yang telah dijanjikan Allah dalam Al-Qur’an dan ditegaskan melalui hadis Rasulullah SAW.

Dalam hadis riwayat Ahmad dan Tirmidzi, Rasulullah SAW bersabda:
“Ikutilah antara haji dan umroh, karena keduanya akan menghilangkan kefakiran dan dosa sebagaimana api menghilangkan karat besi, emas, dan perak.”

Pesan ini menjadi pengingat bahwa ibadah haji dan umroh bukanlah beban finansial, melainkan investasi spiritual yang membawa keberkahan dunia dan akhirat.

Hal ini dipertegas oleh Ustadz H.M. Munir dari Darussalam Sukses Mandiri dalam podcast bersama Senior Jurnalistik Aan Dwi Puantoro di Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (29/11).

“Dengan orang itu pergi haji dan umroh, Allah hapus kodar miskinnya, maka jangan khawatir miskin orang yang pernah haji dan pernah umroh.” Tegas Ustadz Munir.

Menurut Munir, banyak jamaah yang justru merasakan kelapangan rezeki setelah menunaikan haji maupun umroh. Hal ini sejalan dengan keyakinan bahwa Allah akan mengganti setiap pengeluaran yang diniatkan untuk ibadah dengan balasan yang lebih besar.

Selain dimensi spiritual, ibadah haji dan umroh juga memperkuat solidaritas sosial dan perputaran ekonomi umat. Jamaah yang berangkat tidak hanya membawa doa pribadi, tetapi juga menjadi bagian dari ekosistem ekonomi mulai dari transportasi, akomodasi, hingga perdagangan.

Dengan keyakinan ini, pemerintah dan lembaga penyelenggara haji terus mendorong masyarakat untuk mempersiapkan diri, baik secara finansial maupun spiritual, agar dapat menunaikan ibadah haji dan umroh sesuai tuntunan syariat.