Program Guru Transformasi Perkuat Kompetensi Pendidik SMA di Kota Kendari

FAZ • Thursday, 27 Nov 2025 - 08:57 WIB

JAKARTA – Upaya peningkatan kompetensi guru di Kota Kendari mendapat dorongan baru melalui Program Guru Transformasi yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara bersama Putera Sampoerna Foundation.

Program tersebut dimulai pada bulan September hingga November 2025 yang diikuti oleh 30 guru terpilih dari 8 sekolah jenjang SMA di Kota Kendari dengan mendapatkan dukungan penuh dari Bapak Prof. Dr. Aris Badara, S.Pd., M.Hum selaku Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara beserta jajarannya.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan pelatihan dan pendampingan mengenai pendekatan pembelajaran berdiferensiasi dengan kombinasi pemaparan materi, diskusi kelompok hingga implementasi lesson study di sekolah. 

Pada pelatihan ini, peserta didorong untuk mengamati respons siswa secara langsung dan menyesuaikan strategi secara reflektif.

Untuk memastikan kesinambungan proses belajar dan pendampingan, setiap sesi pelatihan dilakukan live coaching. Sesi ini memberikan ruang aman bagi peserta untuk berdiskusi dan mengevaluasi diri antar rekan sejawat.

Tim fasilitator Putera Sampoerna Foundation mendampingi secara langsung seluruh proses pelatihan untuk memastikan peserta memahami konsep secara menyeluruh.

“Rangkaian pelatihan ini sangat komprehensif, materi dan praktik yang kami lakukan benar-benar relevan dengan kebutuhan pembelajaran saat ini, dan sangat membantu dalam meningkatkan kualitas pengajaran kami," ucap Samlia, guru dari SMAN 4 Kendari dalam keterangan tertulis, Kamis (27/11/2024).

Program ini dirancang sebagai upaya menyeluruh untuk meningkatkan kapasitas guru dalam menerapkan pendekatan pembelajaran sesuai Kurikulum Nasional. 

Melalui model pelatihan hybrid, para peserta tidak hanya mempelajari konsep pedagogis, tapi juga diberikan ruang untuk merefleksikan pengalaman mereka secara berkala.

Melalui program ini, diharapkan para guru semakin percaya diri dalam menerapkan strategi pembelajaran yang lebih efektif dan sesuai kebutuhan siswa.