AHY Tegaskan Pemerataan Pembangunan di Sulut, Fokus pada Konektivitas dan Ketahanan Pangan

FAZ • Thursday, 13 Nov 2025 - 16:48 WIB

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan, komitmennya untuk terus mengawal pembangunan infrastruktur di seluruh Indonesia sesuai arahan dan direktif Presiden Prabowo Subianto. 

AHY menilai penguatan konektivitas antarwilayah menjadi kunci pemerataan pembangunan di seluruh Indonesia, termasuk dengan memperkuat sektor transportasi kereta api di berbagai pulau.

“Ini menjadi arahan langsung dari Pak Presiden Prabowo. Konektivitas antarwilayah Indonesia harus semakin kuat. Kita negara kepulauan terbesar di dunia, jadi tidak cukup hanya memperkuat transportasi darat, laut, atau udara. Sektor kereta juga sangat penting,” kata Menko AHY dalam keterangan tertulis, dikutip Kamis (13/11/2025).

Pernyataan itu disampaikan Menko AHY setelah mengikuti kegiatan fun run bersama komunitas pelari di Manado, Sulawesi Utara, Minggu (9/11). Ia menyebut pengembangan jalur kereta akan terus dikawal, termasuk di Pulau Sulawesi, bukan hanya untuk mobilitas manusia, melainkan juga untuk mendukung logistik dan distribusi sumber daya alam.

“Kita akan kembangkan sektor transportasi kereta di seluruh wilayah termasuk Sulawesi. Selain untuk mobilitas manusia, tapi juga logistik, barang, dan sumber alam. Ini sedang kita siapkan melalui blueprint yang matang, dan saya sudah berkoordinasi langsung dengan Menteri Perhubungan serta jajaran terkait,” ungkap AHY.

Menko AHY menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur berkelanjutan tidak hanya soal pada konektivitas transportasi, tetapi juga mencakup tiga prioritas utama: ketahanan pangan, energi, dan air bersih. 

“Fungsi bendungan itu banyak, selain menyiapkan air baku, tapi juga jika dihubungkan dengan irigasi yang efektif, bisa meningkatkan indeks pertanaman petani kita hingga panen dua sampai tiga kali dalam setahun,” kata Menko AHY.

Selain itu, Ia menekankan pentingnya pengelolaan air bersih dan penyediaan perumahan layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

“Air bersih penting, dan kita ingin semua keluarga mendapatkannya. Kita juga ingin meningkatkan kualitas perumahan masyarakat, terutama rumah-rumah subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah,” ujar AHY.

Selain infrastruktur, AHY menekankan pentingnya pembangunan sumber daya manusia (SDM) sebagai bagian dari pembangunan kewilayahan yang seimbang. 

“Kita ingin menghadirkan investasi yang berkelanjutan. Sekolah diperbaiki, rumah sakit dibangun dan direvitalisasi, ada program-program seperti sekolah rakyat. Ini semua untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” jelas AHY.

AHY menambahkan, bahwa pembangunan di Sulawesi Utara dan daerah lainnya harus seimbang antara pembangunan fisik dan peningkatan kualitas manusia.

“Harapannya ke depan, Sulawesi Utara seperti provinsi-provinsi lain di Indonesia bisa berkembang seimbang — antara pembangunan infrastruktur jalan, jembatan, dan sektor fisik lainnya, dengan peningkatan kualitas hidup dan SDM masyarakatnya,” pungkas Menko AHY.