KLH Percepat Pemulihan Radiasi Cs-137 di Cikande, 27 Keluarga Direlokasi

FAZ • Monday, 3 Nov 2025 - 12:48 WIB

JAKARTA - Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) mempercepat proses pemulihan lingkungan akibat paparan radiasi Cesium-137 (Cs-137) di sekitar Kawasan Industri Modern Cikande, Kabupaten Serang, Banten.

Melalui Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Bahaya Radiasi Cs-137, langkah dekontaminasi kini difokuskan pada area terdampak di luar kawasan industri. Demi keselamatan warga, Pemerintah Kabupaten Serang telah merelokasi 27 keluarga dari zona paparan menuju dua lokasi aman di Desa Sukatani, dengan memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuh.

“Tim kami akan memeriksa rumah masing – masing untuk memastikan proses dekontaminasi selesai. Untuk barang – barang pribadi seperti kasur atau pakaian yang perlu diambil atau diselamatkan, koordinasi akan ditanganin oleh Pemerintah Kabupaten setempat,” ujar Menteri LH/Kepala BPLH selaku Ketua Harian Satgas , Hanif Faisol Nurofiq dalam keterangan tertulis, Senin (3/11/2025).

Satgas Cs-137 bekerja secara terpadu di bawah koordinasi KLH/BPLH dengan dukungan Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), KBRN Gegana Polri, Nubika TNI AD, serta Pemerintah Kabupaten Serang.

Tugas Satgas mencakup penetapan zona dan pengamanan area, pelaksanaan dekontaminasi teknis, dukungan logistik dan relokasi warga, komunikasi risiko kepada masyarakat, serta pemantauan dosis radiasi harian untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan transparan.

Di lapangan, sebanyak 7 dari 12 titik terpapar di luar kawasan industri tengah menjalani proses dekontaminasi. Dari jumlah itu, 5 titik akan disegel secara teknis melalui metode pengecoran atau penyemenan sesuai arahan BAPETEN, karena masih ditemukan sisa material meski dosis radiasinya sudah berada di bawah ambang batas 2,5 mikrosievert.

Untuk area dengan volume material sekitar 10.000 meter kubik, Satgas memasang pagar seng sebagai pengaman sementara guna membatasi mobilitas warga selama proses pemulihan.

“Untuk area yang tidak bisa diambil karena terlalu dalam, akan disementing sesuai rekomendasi Bapeten. Sedangkan lokasi dengan volume material mencapai 10 ribu meter kubik akan dipagar sementara menggunakan seng,” jelas Hanif.

Lebih lanjut, Hanif memastikan seluruh langkah Satgas mematuhi standar keselamatan radiasi dan protokol lintas-instansi. 

Ia menghimbau warga tetap tenang, mematuhi arahan petugas di posko, serta berkoordinasi untuk kebutuhan akses barang pribadi selama masa relokasi.

“Kami berharap tahapan dekontaminasi dan pemulihan di kampung ini selesai dalam kira-kira 2-3 minggu dari sekarang, insyaallah. Mohon tetap bersabar dan terus berkoordinasi dengan petugas,” tutur Hanif.