ASCOATINDO Dukung PCS 2025, Dorong Edukasi dan Kolaborasi Industri Cat

FAZ • Sunday, 26 Oct 2025 - 00:00 WIB

JAKARTA - Pacific Coatings Show & Conference (PCS) 2025 semakin menegaskan perannya sebagai ajang strategis industri cat dan pelapis di kawasan Asia Pasifik.

Gelaran yang akan berlangsung pada 29-31 Oktober 2025 di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran ini mendapatkan dukungan kuat dari berbagai pihak, salah satunya Asosiasi Coating Indonesia (ASCOATINDO).

Ketua ASCOATINDO, Aditianto Ramelan mengatakan, dukungan ASCOATINDO tidak terlepas dari kesamaan visi dan misi yang sejalan dengan Pacific Coatings Show & Conference (PCS) 2025. 

Menurutnya, PCS 2025 sangat strategis karena diharapkan dapat menghadirkan edukasi lewat media interaktif seperti seminar & short course.

“Selain itu ada unsur komersial berupa pameran penjualan produk dan business gathering untuk mempertemukan permintaan dan penawaran dari pelaku-pelaku bisnis coating,” ucap Aditianto dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (25/10/2025).

“Saya berharap semoga pengunjung yang hadir dari stakeholder seperti pemerintah dan sektor pendidikan bisa mengerti kondisi industri ini dan saling dukung kemajuan industri,” tambahnya. 

Senior Professional Coating ASCOATINDO, Adiwan Djohanli menambahkan, Pacific Coatings Show & Conference (PCS) 2025 juga bisa menjadi ajang untuk meningkatkan industri pelapis dan cat dalam negeri di pasar global. 

Ia menyebut perkembangan industri pelapis sebelum masa Covid-19 berkembang cukup pesat, namun pada saat masa Covid, terjadi penurunan sampai hampir mencapai 10%. 

Setelah Covid mulai membaik, lanjutnya, pertumbuhan industri pelapis dan cat di sekitar 4-5%. 

Adiwan berharap dengan kebijakan-kebijakan ekonomi yang baru, dapat menstimulasi ekonomi dan daya beli masyarakat serta industri.

“Industri coating terus berkembang, baik dari produk maupun teknologinya. Namun teknologi pelapis dan cat Indonesia masih tertinggal dibanding Eropa. Padahal Indonesia salah satu negara yang populasinya lumayan besar di dunia dan industri cat kita akan terus berkembang sesuai pasar karena pasar Indonesia besar," jelas Adiwan.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal ASCOATINDO, Harryawan menjelaskan saat ini kondisi industri pelapis dan cat secara garis besar masih tergantung dari impor bahan baku dikarenakan industri bahan baku seperti pigmen belum berkembang di Indonesia. 

Bahkan, industri cat seperti untuk otomotif, marine, offshore sangat dominan menggunakan bahan baku dari luar negeri.

“Diharapkan dengan adanya Pacific Coatings Show & Conference (PCS) 2025 ini, industri dapat meningkatkan unsur komersialisasi lewat pertemuan antara supply dan demand dari para pelaku industri coating,” ujar Harryawan.

Dalam Pacific Coatings Show & Conference (PCS) 2025, ASCOATINDO akan membawakan dua materi konferensi yang bisa diikuti secara cuma-cuma, yaitu: Pertama adalah ‘Indonesian Pain Market & Megatrends’ yang akan membahas bagaimana pasar cat Indonesia, regulasi serta tren industri pelapis dan cat yang ada. 

Kedua adalah ‘Effective Corrosion Prevention Through Correct Coating Application’ yang akan membahas proses terjadinya korosi, hubungan proses fabrikasi baja dan korosi tingkat korosivitas, metode pengendalian korosi dan mengapa aplikasi yang benar itu penting, serta proses aplikasi pelapisan dan inspeksinya.

Dengan dukungan penuh pemerintah dan asosiasi, Pacific Coatings Show & Conference (PCS) 2025 siap menjadi titik temu strategis yang mempertemukan inovasi global dengan kebutuhan lokal, memperkuat daya saing industri cat dan pelapis Indonesia, serta membuka peluang kolaborasi regional maupun global.

Selain pameran, pengunjung juga bisa mengakses seminar internasional dan kursus singkat (short course) secara gratis yang menghadirkan pembicara global dari industri dan akademisi ternama.