Gelar Justisia Half Marathon 2025, MPR Targetkan 6 Ribu Peserta

AKM • Friday, 25 Jul 2025 - 09:39 WIB
MPR-FHUI– PLN Mobile Justisia Half Marathon 2025 Secara Resmi Diluncurkan Sebagai Kompetensi Lari Nasional 

Jakarta- Gelaran MPR-FHUI– PLN Mobile Justisia Half Marathon 2025 diluncurkan secara resmi sebagai kompetisi lari nasional yang memadukan semangat olahraga, kebangsaan, dan kolaborasi lintas institusi. 

Event ini akan berlangsung pada Minggu, 31 Agustus 2025 di Kompleks Parlemen dengan target 6.000 peserta  yang terbagi dalam tiga kategori yaitu 5K, 10K, dan Half Marathon (21K), masing-masing memiliki kelas Open dan Master.

Hadir dalam acara peluncuran ini Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno, Sekjen MPR Siti Fauziah, Direktur Legal dan Manajemen Human Capital, Yusuf Didi Setiarto serta COO of 20FIT Group Novi Eastiyanto dan Marti Karina, Project Director of Justisia Half Marathon 2025. 

Dalam sambutannya, Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno menyampaikan bahwa event tersebut merupakan bentuk nyata bagaimana olahraga dapat menjadi medium pemersatu bangsa. MPR sendiri hadir sebagai tuan rumah dan membuka ruang publik untuk seluruh masyarakat lintas usia dan latar belakang. 

“Ini bukan sekadar olah raga lari marathon dan MPR terbuka untuk semua. Kita ingin setiap langkah peserta menjadi simbol semangat persatuan, kebhinekaan, dan kebangsaan,” ujar Eddy di kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (24/7/2025).

Eddy Soeparno memgharapkan MPR bisa menyelenggarakan acara ini untuk setiap tahun.

“MPR bukan sekedar rumah rakyat saja. Sebagai rumah kolaborasi, saya mendukung MPR berkolaborasi dengan seluruh insan, seluruh anak bangsa yang ada," tandasnya.

Sementara itu, Sekjen MPR Siti Fauziah menambahkan bahwa event ini juga merupakan cara kreatif memperkenalkan nilai-nilai konstitusi seperti Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika kepada generasi muda. 

“Justisia bukan hanya nama yang mewakili dunia hukum, tetapi juga simbol keadilan, kesetaraan, dan integritas,” tuturnya.

Lebih jauh dia mengatakan bahwa dengan event ini masyarakat akan disambut dengan berbagai spot interaktif bertema “Bring Back Home” yang menghidupkan kembali kedekatan masyarakat dengan lembaga negara.

Siti mengungkapkan sejarah kenapa sampai ada Justisia Marathon karena MPR adalah rumah rakyat. Pihaknya berharap dengan membuka akses untuk para pelari marathon, masyarakat bisa masuk ke Gedung MPR tanpa demo.

"Biasanya demo dulu baru boleh masuk. Nah kalau sekarang kita buka seluas-luasnya dan targetnya 6 ribu orang," tandasnya.