
Jakarta - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) RI meluncurkan Program Penguatan Perguruan Tinggi Swasta (PP-PTS) 2025. Program ini bertujuan memperkuat kualitas pendidikan tinggi di perguruan tinggi swasta (PTS) melalui bantuan sarana dan prasarana.
Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Kemdiktisaintek RI Khairul Munadi mengatakan PP-PTS difokuskan pada penyediaan beberapa peralatan pembelajaran.
“Seperti teknologi informasi dan komunikasi, perangkat laboratorium khususnya untuk penerimaan kesehatan, teknik, dan pengolahan pangan. Dilakukan untuk menunjang proses pembelajaran yang lebih berkualitas," ujat Khairul Munadi di Jakarta, Selasa (3/6).
Khairul menjelaskan program ini telah berjalan sejak 2016, dan terbukti mampu meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di berbagai kampus swasta di Indonesia, terutama di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) di Indonesia.
Ia menyebutkan program ini tidak hanya dilakukan dengan mempertimbangkan perspektif bantuan, tetapi juga tentang bagaimana membangun kolaborasi praktik baik dan juga memperkuat sumber daya untuk membangun PTS yang berkualitas di Indonesia.
"Melalui pendampingan dan semangat gotong royong, kita berharap terjadi peningkatan ataupun akselerasi mutu dan relevansi pendidikan tinggi di seluruh pelosok negeri," Imbuhnya..
Khairul mengungkapkan bantuan yang diberikan berupa perangkat TIK seperti laptop, LCD, dan proyektor, hingga peralatan laboratorium, yang juga dapat dimanfaatkan mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan dunia kerja.
“Kita berharap terjadi peningkatan angka partisipasi kasar (APK) pendidikan tinggi secara nasional yang merupakan salah satu yang tertuang dalam RPJMN bidang pendidikan tinggi,” tambah Khairul.
Sementara itu, Direktur Kelembagaan Kemdiktisaintek RI Muhammad Najib menjelaskan bantuan PP-PTS 2025 diberikan dalam bentuk barang berupa peralatan laboratorium kesehatan, teknik, pangan, dan ilmu pengetahuan alam, serta peralatan teknologi informasi dan desain komunikasi.
Bentuan tersebut,ditujukan kepada PTS di bawah koordinasi Kemdiktisaintek, baik yang berbentuk universitas, institut, sekolah tinggi, politeknik, hingga akademi atau akademi komunitas.
"Jadi dengan peralatan pembelajaran yang kita berikan dan pemerintah support itu sangat membantu mereka untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran," tandasnya..