AXEAN Festival Hadir Kembali September 2025 di Bali!

ITK • Tuesday, 27 May 2025 - 09:46 WIB

Bali - AXEAN Festival dengan bangga mengumumkan kembalinya festival ini ke Bali di tahun ini dengan visi yang semakin berkembang dan program yang semakin komprehensif. Dijadwalkan pada 13-14 September 2025 di Jimbaran Hub, acara musik di Asia Tenggara pertama yang menampilkan musisi lintas wilayah bakal memeriahkan pulau dewata dengan perhelatan dua hari yang menggabungkan suara, inovasi, budaya, dan kolaborasi.

AXEAN Festival adalah platform ekspor musik Asia Tenggara terkemuka, menggabungkan konferensi musik dan festival penampilan. Diluncurkan pada 2020 di tengah pandemi oleh para profesional di bidang musik lintas Asia Tenggara, AXEAN Festival telah sukses mengadakan acara virtual (2020-2021) dan langsung (2022-2024). Telah bergulir dalam lima edisi, festival ini telah menampilkan 200 musisi dari  20 negara, menarik 240 delegasi dari 32 negara, dan menjangkau 46.000 pemirsa virtual, dan hampir 15.000 pengunjung.

Navicula di AXEAN Festival tahun 2024 @photo by sr.awy 

Diposisikan sebagai “perayaan lintas batas,” AXEAN Festival tahun ini bakal menampilkan lebih dari 40 penampilan dari musisi se-Asia Tenggara dan lebih jauh lagi, baik dari yang sedang naik daun  dan sudah mapan, sembari menjelajahi format kolaboratif dan edukasional yang memperkuat ekosistem bisnis dan kreatif di lintas wilayah.

Berlandaskan edisi tahun lalu yang sudah diakui, acara tahun ini kembali mengangkat komitmennya untuk menyediakan pengalaman utuh tidak hanya bagi para penggemar, namun juga bagi para seniman dan pelaku industri yang menjadikan perayaan ini dapat terwujud.

“AXEAN Festival telah menjadi kerja-kerja kasih dari kami semua, para co-founder— didorong  oleh passion, dijalankan dengan probono, dan dibangun dengan sumber daya yang terbatas,” ujar salah satu co-founder sekaligus ketua tim AXEAN Festival, Piyapong  Muenprasertdee. “Kami secara konsisten mendobrak batasan-batasan atas apa yang mungkin dengan pendanaan terbatas, dan dampak positif yang telah kami buat sejauh ini merupakan bukti atas dedikasi tersebut.”

Piyapong menambahkan, “Kami bakal terus melakukan apa yang memang telah menjadi keahlian kami, mengubah passion menjadi purpose dan menciptakan peluang-peluang bermakna baik bagi industri maupun seniman, terlepas dari pendanaan yang tipis atau lebih.”

Salah satu ciri khas dari festival tahun ini adalah segmen konferensi musik, dengan diskusi- diskusi panel terkurasi, sesi business pitching, dan pertemuan antara delegasi dan seniman, yang memang dirancang untuk menumbuhkan percakapan yang berdampak dan kemitraan jangka panjang.

Selain itu, AXEAN Festival mempertajam program yang berpusat pada seniman dengan  kembalinya kemah penulisan yang selama empat hari mengundang musisi, seniman, produser, dan penulis lagu terpilih untuk menciptakan bersama dalam kondisi yang intim dan lintas budaya. Kemah pertama yang diadakan tahun lalu menghasilkan 20 lagu orisinil, mempertontonkan potensi kreatif yang dipelihara oleh festival.

Dan untuk pertama kalinya juga, AXEAN Festival bakal memberi panggung bagi  budaya electronic, dance, dan rave dengan meluncurkan SEA Club Showcase, sebuah platform musik live yang didedikasikan untuk subkultur electronic Asia Tenggara seperti funkot atau dangdut Indonesia, vinahouse Vietnam, manyao Singapura/Malaysia, dan budots Filipina. Panggung segar ini merayakan genre-genre akar rumput yang unik dan mendefinisikan ulang skena club internasional dengan sentuhan lokal yang sangat khas.

Tahun ini Edisi AXEAN Festiva dengan bangga dipersembahkan bersama oleh Jimbaran Hub, pusat gaya hidup dan kebudayaan yang berkembang di Bali, terkenal karena upayanya  merawat jejaring komunitas dan pertukaran kreatif. Mahanugra Kinzana, Head of Business & Commercial dari Jimbaran Hijau—organisasi payung dari Jimbaran Hub— mengungkapkan antusiasmenya dalam kolaborasi ini.

“Jimbaran Hub itu lebih dari sekadar tempat atau ruang acara. Ia adalah hub dan pusat kultural di mana tradisi otentik dan adaptasi kontemporer hidup. Kami merawat bakat lokal, memberdayakan komunitas, dan menjembatani warisan kebudayaan Indonesia yang melimpah dengan dunia. AXEAN Festival 2025 lekat sekali dengan visi ini, menyatukan kreativitas warga Asia Tenggara untuk menampilkan skena kebudayaan wilayah, mentransformasi hub kami menjadi panggung yang hidup dan berdaya bagi pertukaran artistik skala global.”

Untuk bisa tahu lebih banyak tentang AXEAN Festival dan siapa saja musisi yang akan hadir disana bisa langsung menuju ke website resmi di  https://axeanfestival.com/ Tiket acara ini pun sudah dapat dibeli di wesbite resmi. (*ITK/R)