JAM-Intel Reda Manthovani Terima Penghargaan MURI atas Dedikasi untuk Disabilitas

FAZ • Tuesday, 20 May 2025 - 16:37 WIB

JAKARTA – Jaksa Agung Muda Intelijen (JAM-Intel) Kejaksaan Agung RI, Prof. Dr. Reda Manthovani, S.H., LL.M., turut ambil bagian dalam kegiatan jalan sehat dan senam bersama dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-343 Kota Bandar Lampung, Minggu (18/5/2025).

Acara yang digelar di pusat Kota Bandar Lampung ini diikuti lebih dari 5.000 peserta dari berbagai kalangan, termasuk ribuan penyandang disabilitas dari berbagai daerah di Provinsi Lampung. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, yang didampingi oleh Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal.

Kegiatan ini tercatat dalam Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai Pagelaran Gerak dan Lagu Penyandang Disabilitas Terbanyak. Momen ini menjadi simbol solidaritas nasional sekaligus pengakuan terhadap perjuangan penyandang disabilitas di Indonesia.

“Saya merasa terhormat bisa berjalan sehat dan senam bersama ribuan sahabat penyandang disabilitas. Ini bukan sekadar soal kebersamaan, tapi tentang pengakuan dan harapan,” ujar Reda Manthovani dalam keterangan tertulis diterima di Jakarta, Selasa (20/5/2025).

Pada kesempatan itu, Reda juga menerima penghargaan dari MURI sebagai Tokoh Relawan Disabilitas Nasional. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan konsistensinya dalam memperjuangkan hak serta pemberdayaan penyandang disabilitas.

“Alhamdulillah, saya dianugerahi piagam penghargaan MURI sebagai Tokoh Relawan Disabilitas. Ini bukan sekadar penghargaan untuk pribadi saya, tetapi menjadi pengingat bahwa perjuangan kita bersama masih panjang,” kata Reda.

Ia menekankan pentingnya menjadikan keberpihakan terhadap penyandang disabilitas sebagai gerakan nyata, bukan hanya sekadar wacana.

“Masyarakat yang hebat adalah masyarakat yang tidak membiarkan satu pun warganya tertinggal, termasuk saudara-saudara kita penyandang disabilitas,” ujarnya.

Reda berharap, kegiatan seperti ini dapat menjadi inspirasi bagi seluruh lapisan masyarakat untuk terus memperkuat komitmen dalam membangun Indonesia yang inklusif dan ramah bagi semua.

Diketahui, Reda Manthovani dikenal aktif memperjuangkan isu-isu disabilitas. Pada 2024 lalu, ia dipercaya menjadi Chef de Mission kontingen National Paralympic Committee (NPC) Indonesia dalam ajang Paralimpiade Paris.

Penghargaan MURI yang diterimanya disebut sebagai bentuk pengakuan terhadap pentingnya perjuangan kelompok disabilitas dalam narasi pembangunan nasional.