Tak ada yang Mustahil, Indonesia Diharapkan Miliki Tim Olahraga Musim Dingin 

FAZ • Friday, 25 Apr 2025 - 08:08 WIB

JAKARTA – Indonesia bakal memiliki Ice Ring Airdome pertama di Asia Tenggara dengan hadirnya Ice House Sportindo di BSD City. Pada peletakan batu pertama, Kamis (24/4/2025), Direktur Timnas Hoki Es Indonesia Jonathan Sudharta percaya, Indonesia bisa menjadi kekuatan baru dalam hoki es, salah satu cabang olahraga global ini.

“Bukan dengan meniru negara bersalju, tetapi dengan menciptakan model tropis yang adaptif, berkelanjutan, dan berjiwa komunitas. Inilah warisan yang ingin kami bangun bersama untuk generasi masa depan,” kata Jonathan Sudharta yang juga sempat menjadi Kapten Timnas Hoki Es Indonesia.

Keberadaan Ice House Sportindo di Indonesia menunjukkan, olahraga tidak mengenal batas geografis. Meskipun Indonesia beriklim tropis, tren global menunjukkan bahwa negara-negara non-musim dingin semakin aktif membangun infrastruktur dan talenta di cabang olahraga musim dingin. 

Negara seperti Uni Emirat Arab, Tiongkok Selatan, dan Thailand telah memiliki liga hoki es lokal dan fasilitas indoor skating. Investasi dalam olahraga musim dingin merupakan bentuk diversifikasi sektor olahraga, yang juga membuka peluang industri baru, mulai dari sportainment, pariwisata olahraga (sport tourism), hingga pengembangan ekonomi kreatif. 

Bagi Indonesia, ini adalah kesempatan emas untuk memperluas spektrum olahraga dan memperlihatkan bahwa kita siap bermain di panggung global dengan standar baru. 

Dalam jangka panjang, diharapkan Indonesia memiliki tim-tim kompetitif di berbagai disiplin olahraga musim dingin yang mampu bersaing dalam Asian Winter Games dan bahkan Olimpiade Musim Dingin. 

Selain itu, Ice House akan mendorong pertumbuhan komunitas olahraga es di luar Jakarta—dengan pusat pelatihan regional, liga usia dini, serta event rekreasi yang menarik minat publik secara luas.

Ice House Sportindo Menjadi Pusat Pembinaan Cabang Olahraga Es Nasional
Ice House akan menjadi basis utama untuk program Grassroots Hockey Development, mencakup tiga program, pertama, kelas pelatihan usia dini (4–12 tahun) untuk semua cabang olahraga es seperti ice skating, ice hockey, figure skating serta short track speed skating  bekerja sama dengan sekolah lokal dan internasional. 

Kedua, akademi Hoki Es Indonesia, yang menawarkan pelatihan berjenjang dengan modul dari International Ice Hockey Federation (IIHF). Ketiga, talent scouting camp yang terbuka bagi peserta dari seluruh Indonesia secara berkala.

Dibangun di kawasan baru BSD yang dikembangkan oleh Sinarmas Land. Ice House Sportindo merupakan bagian dari sports hub yang kehadirannya diharapkan menjadi motor penggerak pariwisata olahraga dan ekonomi kreatif. 

Dengan format arena multifungsi, Ice House Sportindo dapat menjawab kebutuhan lintas segmen pengguna, seperti pelatihan dan kompetisi untuk atlet nasional, tim junior, liga pelajar, klub swasta. 

Kemudian rekreasi  dan edukasi untuk masyarakat umum, pelajar, keluarga, komunitas skating. Lalu tidak menutup kemungkinan jika ada tawaran untuk event komersial seperti pertunjukan musikal di es dan festival musim dingin indoor. 

Sebagai mitra strategis lokasi pembangunan Ice House Sportindo, Sinarmas Land mengembangkan BSD Community Hub, yang dirancang sebagai pusat kegiatan komunitas, olahraga, dan gaya hidup aktif untuk masyarakat BSD City, Tangerang Raya hingga Jabodetabek. 

“Ice House Sportindo adalah bagian dari kawasan BSD Community Hub untuk mendukung visi kami membangun komunitas, mengembangkan talenta muda, dan tempat beraktivitas bagi keluarga multigenerasi. Kawasan ini akan terdiri dari tiga bagian utama, yaitu Marketing Gallery - Experience Center, Lifestyle Complex, dan Kompleks Olahraga (Sports Hub). Kami percaya bahwa olahraga sangat bermanfaat dalam pembangunan karakter untuk membentuk manusia yg sukses dan bertanggung jawab, karena diperlukan disiplin, kerja sama, dan ketekunan,” ujar CEO Residential BSD and Project Director BSD Community Hub Sinar Mas Land, Theodore G Thenoch.

Ice House Sportindo dibangun bukan hanya untuk atlet elit, tetapi juga sebagai ruang publik yang menginspirasi gaya hidup aktif dan sehat. Beberapa program yang dirancang untuk masyarakat umum meliputi sekolah skating untuk anak-anak dan pemula (usia 4 tahun ke atas). 

Kemudian program ekstrakurikuler untuk sekolah dan kampus. Serta kompetisi skating komunitas seperti lomba kostum es atau skating marathon. Didorong oleh semangat komunitas, orang tua atlet, dan visi para pelaku olahraga es, gagasan membangun arena permanen akhirnya menemukan momentum melalui kolaborasi berbagai pihak yang memiliki perhatian terhadap olahraga ini. 

Ice House Sportindo hadir sebagai jawaban atas kebutuhan fasilitas, pembinaan, dan kompetisi yang terstruktur, serta menciptakan rumah bagi lahirnya generasi baru atlet olahraga musim dingin dunia.

Dengan dimulainya pembangunan Ice House Sportindo, Indonesia mengirimkan sinyal kuat kepada dunia bahwa batas geografis bukanlah batas ambisi. Di tengah iklim tropis, lahir sebuah komitmen dingin yang membara, untuk membangun masa depan olahraga musim dingin yang inklusif, inovatif, dan bertaraf internasional.