PT Bharinto Ekatama Wujudkan Transformasi Pendidikan di Kutai Barat & Muara Teweh

FAZ • Friday, 21 Feb 2025 - 06:39 WIB

Jakarta - PT Bharinto Ekatama (PT BEK), anak perusahaan PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITM), menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas dengan melaksanakan Program Guru Transformasional di wilayah Kutai Barat dan Muara Teweh. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas guru dan kepala sekolah agar mampu memberikan pendidikan yang lebih baik bagi siswa.

Program intensif yang dilaksanakan selama 8 bulan ini berhasil membekali 27 guru dan 13 anggota tim manajemen sekolah dari 2 SD di Kecamatan Damai dan 1 SD di Kecamatan Melak, Kutai Barat, Kalimantan Timur, serta 5 SD lainnya yang berada di Desa Benangin, Teweh Timur, Barito Utara, Kalimantan Tengah.

Menggandeng Putera Sampoerna Foundation sebagai mitra pelaksana, program ini membekali para guru dengan berbagai kompetensi pedagogik dasar. Di antaranya adalah kemampuan untuk mengelola kelas secara efektif, menyelenggarakan pembelajaran yang bermakna dan menyenangkan, serta mengembangkan lembar kerja interaktif dan media belajar kontekstual. Tidak hanya itu, kepala sekolah sebagai bagian dari tim manajemen sekolah juga dibekali dengan kompetensi manajerial, termasuk kemampuan menganalisis data untuk meningkatkan keberlanjutan sekolah dan mengembangkan standar pembelajaran yang berfokus pada siswa.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara menyampaikan dukungannya terhadap program ini, "Kami sangat mendukung adanya program seperti ini untuk mengembangkan kapasitas guru-guru yang berada di Ring 1 tambang PT BEK. Dengan program ini, guru-guru di daerah ini dapat bersaing dengan guru-guru di luar Desa Benangin. Kami berharap PT BEK dapat terus menjalankan program ini secara berkelanjutan,"

Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kutai Barat juga mengapresiasi komitmen PT BEK dalam mempercepat pemerataan kualitas pendidikan di wilayahnya.

"Guru-guru harus mampu menggunakan metode pembelajaran yang sesuai dengan perkembangan zaman dan memanfaatkan teknologi. Pengembangan kompetensi guru dan kepala sekolah melalui Program Guru Transformasional ini diharapkan dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif di Kabupaten Kutai Barat," ujarnya.

Program Guru Transformasional ini menjadi langkah awal dalam transformasi pendidikan di kelas. Para siswa mengalami peningkatan keterlibatan dalam proses belajar berkat penerapan metode pembelajaran yang lebih aktif dan menyenangkan. Penggunaan lembar kerja dan media belajar interaktif juga membantu siswa lebih mudah memahami materi dan meningkatkan partisipasi mereka di kelas.

Selain itu, tim manajemen sekolah kini memiliki pemahaman yang lebih baik dalam menyusun program berbasis data, serta menetapkan kebijakan dan standar pembelajaran yang membantu guru dalam melaksanakan pembelajaran yang terstruktur dan bermakna. Sinergi antara guru dan manajemen sekolah ini diharapkan menjadi pondasi untuk perubahan yang berkelanjutan.

Kristinawati, Head of Community Development PT BEK di wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah, berharap para kepala sekolah dan guru yang terlibat dalam program ini tetap melaksanakan praktik baik yang telah dipelajari.

"Kami berharap para kepala sekolah dan guru yang telah mengikuti program ini tetap berkomitmen untuk menerapkan metode yang telah mereka pelajari dalam pembelajaran sehari-hari," ujarnya.

Sebagai puncak dari program ini, diadakan acara sarasehan yang mempertemukan peserta untuk berbagi pengalaman dan hasil implementasi pelatihan yang telah mereka jalani. Acara ini juga menjadi ajang bagi para guru dan kepala sekolah untuk menunjukkan bagaimana mereka menerapkan metode yang dipelajari dalam kegiatan belajar mengajar.

Jani Natasari Sinulingga, perwakilan dari Putera Sampoerna Foundation, menekankan pentingnya dukungan berkelanjutan untuk keberhasilan transformasi pendidikan.

"Transformasi yang telah dimulai oleh sekolah tidak akan berlangsung tanpa dukungan dari semua pemangku kepentingan, termasuk PT BEK dan Dinas Pendidikan. Kami berharap dukungan ini dapat terus berlanjut," tuturnya.

Dengan hasil yang positif dari program ini, diharapkan pelatihan serupa dapat dilanjutkan dan diperluas untuk mendukung peningkatan kompetensi pendidik di berbagai wilayah. Tujuannya adalah untuk menciptakan sistem pendidikan yang lebih baik, berkualitas, dan berkelanjutan.