
Bekasi - Prodi Analisis Keuangan Fakultas Vokasi UKI bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis UKI menyelenggarakan Pengabdian kepada Masyarakat, dengan tema ‘Pendidikan Reproduksi Seksual dan Manajemen Keuangan Pasangan Pra Nikah’. Kegiatan dilaksanakan tanggal 16 Februari 2025 di Gereja Kristen Jawa (GKJ) Pusat Jemaat Jatiluhur, Jakasampurna, Bekasi, Jawa Barat, yang di ikuti oleh 11 pasang remaja Pra Nikah.
Akademisi UKI yang memberikan sosialisasi antara lain Ir. Yusuf Rombe M. Allo, M.Psi., CFA., CRMP., ANZIIF, dr. Abitmer Gultom, Sp.OG., MARS., Dr. Ir. Edison Siregar, MM., Dr. Melinda Malau, SE., MM, serta Delvia Sari Lim (mahasiswa Fakultas Vokasi) dan Clariza Ovelyn Iona, S.Ked (Mahasiswa FK) serta di support oleh beberapa tim dokter muda lainnya yang saat ini sedang ber-asistensi di klinik Obgyn.
Dosen Prodi Analisis Keuangan Fakultas Vokasi UKI, Ir. Yusuf Rombe M. Allo, M.Psi mengutarakan pernikahan adalah suatu institusi yang mempersatukan dua individu dalam hubungan yang membutuhkan kesiapan fisik, mental, dan emosional, serta ekonomi yang baik “Selain itu, perencanaan yang matang di bidang reproduksi seksual dan manajemen keuangan rumah tangga menjadi faktor penting dalam menciptakan keluarga yang sehat, harmonis, dan sejahtera,” jelas ketua panitia penyelengaraan PKM ini.

Gereja Kristen Jawa (GKJ) Pusat Jatiluhur, Jakasempurna, Bekasi, Jawa Barat, sebagai lembaga keagamaan, memiliki tanggung jawab mendampingi pasangan pra nikah dalam mempersiapkan diri secara komprehensif. GKJ Jatiluhur memiliki peran penting dalam membimbing jemaatnya menuju kehidupan keluarga Kristen yang harmonis.
Akademisi Fakultas Kedokteran UKI, dr. Abitmer Gultom, SpOG., MARS. menjelaskan informasi yang benar dan komprehensif mengenai kesehatan reproduksi, perubahan biologis dan psikologis, pencegahan penyakit menular seksual, serta pentingnya menjaga perilaku seksual yang sehat dan bertanggung jawab, sehingga kesiapan mental dan fisik terbentuk lebih baik.
Diharapkan dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang pentingnya pendidikan reproduksi seksual dan kemampuan untuk membuat keputusan yang tepat terkait kesehatan reproduksi.
Dokter Abitmer Gultom,Sp.OG.,MARS mengutarakan bahwa setiap pasangan memiliki hak yang sama dalam memutuskan kapan akan mempunyai anak, berapa jumlah anak dan jarak kelahiran.
“Setiap keluarga berhak mendapatkan informasi yang mudah, lengkap, dan akurat tentang penyakit menular seksual, agar perempuan dan laki-laki terlindungi dari infeksi menular seksual (IMS) dan infeksi saluran reproduksi (ISR) serta memahami upaya pencegahan dan penularannya yang dapat berakibat buruk terhadap kesehatan reproduksi dan seksual bagi laki-laki, perempuan dan keturunannya,” ujar dokter Abitmer.
“Pihak perempuan berhak mendapatkan pelayanan kesehatan reproduksi yang dibutuhkan agar sehat dan selamat dalam menjalani kehamilan, persalinan dan nifas serta memperoleh bayi yang sehat. Serta dilakukan dalam kondisi dan waktu yang diinginkan bersama tanpa unsur pemaksaan, ancaman dan kekerasan,” tambahnya.
Lebih lanjut, Akademisi Prodi Analisis Keuangan Fakultas Vokasi UKI, Dr. Melinda Malau, SE., MM. menjelaskan informasi manajemen keuangan yang baik merupakan fondasi penting bagi pasangan muda yang berencana menikah.
“Penting untuk membahas perencanaan keuangan sebelum pernikahan, termasuk aspek penyusunan anggaran, pengelolaan utang, tujuan finansial bersama, dan persiapan dana darurat. Dengan pemahaman yang mendalam tentang manajemen keuangan, pasangan dapat membangun kehidupan rumah tangga yang stabil secara finansial,” ujarnya.
Penjelasan meliputi pengunaan keuangan yang bertanggungjawab secara berkesinambungan. Dengan manajemen keuangan yang baik akan membangun kemampuan pasangan untuk mengelola keuangan secara bijak dalam rumah tangga.
Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi penyuluhan interaktif, diskusi dan tanya jawab, dan simulasi kasus untuk memastikan peserta mendapatkan wawasan yang aplikatif dan relevan dengan kehidupan sehari-hari, baik itu tentang kesehatan alat reproduksi seksual maupun manajemen keuangan yang baik dan berkesinambungan.
Sebelum pelaksaaan edukasi di bidang reproduksi kesehatan seksual dan manajemen keuangan terlebih dahulu di adakan pre-test dan sesudahnya dengan post test bagi semua peserta dengan tujuan untuk mengukur pengetahuan peserta dalam hal Kesehatan Reproduksi seksual dan Manajemen Keuangan untuk memasuki rumah tangga baru.